Ppt Fitokimia Kromatotron.pptx

  • Uploaded by: Rizky Amelia
  • 0
  • 0
  • November 2019
  • PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA


Overview

Download & View Ppt Fitokimia Kromatotron.pptx as PDF for free.

More details

  • Words: 487
  • Pages: 15
FITOKIMIA KELOMPOK 7 “PEMISAHAN SECARA KROMATOTRON” DISUSUN OLEH : 1. TIA MARDIYANTI (16334056) 2. SILMI KAFFAH (16334059) 3. ATHSILA NUGROHO (16334069) 4. RIZKY AMELIA (16334076) 5. PUJI LESTARI (16334080) 6. ULFAH ISTIQOMAH (16334083) 7. DAMAYANTI HARAHAP (16334717) 8. FENI OKTASARI (16337428) DOSEN : DR. TIAH RACHMATIAH, M. SI., APT

KROMATOGRAFI Suatu teknik pemisahan yang menggunakan fase diam dan fase gerak.

KROMATOTRON Suatu metode identifikasi seperti KLT, hanya saja kromatotron menghasilkan hasil yang lebih cepat karena adanya sentrifugasi.

GAMBARAN KROMATOTRON

PRINSIP KERJA Kromatotron memiliki prinsip sama seperti kromatografi klasik dengan aliran fase gerak yang dipercepat oleh gaya sentrifugal.

Sentrifugal kromatografi lapis tipis adalah teknik kromatografi preparatif yang menggunakan gaya sentrifugal untuk pemisahan sistem multi- komponen. (Asian Journal of Pharmacy and Life Science, 2011).

FAKTOR PERTIMBANGAN DALAM MENGGUNAKAN METODE KROMATOTRON Ada dua faktor yang dipertimbangkan dalam penggunaan metode ini, yaitu : a.

Laju fase gerak Seiring dengan resolusi, waktu pemisahan tergantung pada tingkat fase gerak mengalir. Tingkat aliran tinggi mempercepat proses pemisahan tetapi membutuhkan volume yang lebih besar dari pelarut.

a.

Laju rotasi Laju elusi serta faktor pemisahan tergantung pada tingkat rotasi dari sistem kromatografi. Pemisahan maksimum/ resolusi dicapai pada tingkat rendah rotasi sistem kromatografi. Resolusi tertinggi dapat diperoleh pada laju alir menengah dan kecepatan putaran.

KOMPOSISI PEMBUATAN PLAT KROMATOTRON

Prosedur Persiapan alat dan bahan Semua peralatan seperti kromatotron, pelat kaca, selotip, kit kromatotron, vial, KLT harus dalam keadaan bersih dan siap untuk dioperasikan.

Bahan yang digunakan : - silika gel G F254 sebagai penyerap - air dingin -pelarut ( dipakai dari kepolaran yang rendah kemudian ditingkatkan perlahan)

Cara Kerja Pembuatan lapis tipis dengan cara :  buat suspensi penyerap dalam air dingin  tuangkan ke pelat dan biarkan menyebar membentuk lapisan  agar suspensi tidak keluar dari pelat pasang selotip disekeliling pelat  jika penyerap sudah kering ratakan dengan pengerok yang ditancapkan dipusat pelat, sampai diperoleh lapian dengan tebal 1,2 atau 4mm.  bagian tengah pelat dibiarkan tidak berlapis penyerap yang berguna untuk memasukkan pengelusi. Pemasangan alat :  pasang pelat pada poros motor listrik dan putar 800 rpm  masukkan pelarut pengelusi kebagian tengah pelat yang dilapisi penyerap melalui pompa torak  alirkan gas nitrogen kedalam alat kromatotron

Pemasukan cuplikan:  keringkan plat sebelum memasukkan cuplikan  diikuti dengan pengelusian sehingga menghasilkan pita-pita komponen berupa lingkaran sepusat  tampung dengan vial eluat yang keluar dari tepi plat  analisis dengan KLT masing-masing eluat yang diperoleh

Saat ini sudah ada persyaratan untuk melindungi lapisan dari angin selama pengeringan (Harrison Research, 2014) dimana lapisan baru dapat dikeringkan dengan salah satu dari beberapa metode : 1. Exposure ke udara dengan atau tanpa kipas angin. 2. Heating dengan lampu 60 watt di atas rotor 3. Oven pengeringan pada suhu tidak lebih tinggi dari 50 ° C .

CONTOH JURNAL

MEKANISME KERJA 1. Membuat ekstraksi kulit batang tumbuhan Beilschmiedia roxburghiana (medang) 2. Membuat fraksinasi ekstrak kloroform 3. Membuat fraksinasi dan pemurnian fraksinasi dengan metode kromatotron

HASIL

KESIMPULAN DARI CONTOH JURNAL

TERIMA KASIH

Related Documents


More Documents from "Nadia Eka Pratiwi"