LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS DI DUSUN KALIPUTIH DESA RAMBIPUJI KECAMATAN RAMBIPUJI KABUPATEN JEMBER
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat guna menyelesaikan Program Pendidikan Profesi Ners STIKES dr. Soebandi Jember Disusun oleh: Endah Puji Astutik
NIM. 17020025
Fitria Laily Budiastiningrum
NIM. 17020032
Hekmatul Hasanah
NIM. 17020035
Ika Yuninda Lestari
NIM. 17020038
Lexcy Fiki
NIM. 17020054
Mega Ayu Kusumastuti
NIM. 17020055
Melanda Putri Rahayu
NIM. 17020056
Moh. Ali
NIM. 17020057
Moh. As’ad Ridwan
NIM. 17020058
Moh. Khamim Mustofa
NIM. 17020059
Naylal Mukaromah
NIM. 17020066
Wiwin Astutik
NIM. 17020096
Yosafat Bakti Y
NIM. 17020098
PROGRAM STUDI PROFESI NERS SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN dr. SOEBANDI JEMBER YAYASAN PENDIDIKAN JEMBER INTERNASIONAL SCHOOL (JIS) 2018
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Komunitas adalah kelompok sosial yang tinggal dalam suatu tempat, saling berinteraksi satu sama lain, saling mengenal serta mempunyai minat dan interest yang sama (WHO). Komunitas adalah kelompok dari masyarakat yang tinggal di suatu lokasi yang sama dengan dibawah pemerintahan yang sama, area atau lokasi yang sama dimana mereka tinggal, kelompok sosial yang mempunyai interest yang sama (Riyadi, 2007). Dalam rangka mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal maka dibutuhkan perawatan kesehatan masyarakat, dimana perawatan kesehatan masyarakat itu sendiri adalah bidang keperawatan yang merupakan perpaduan antara kesehatan masyarakat dan perawatan yang didukung peran serta masyarakat dan mengutamakan pelayanan promotif dan preventif secara berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara menyeluruh, melalui proses keperawatan untuk meningkatkan fungsi kehidupan manusia secara optimal sehingga mandiri dalam upaya kesehatan. Peningkatan peran serta masyarakat bertujuan meningkatkan dukungan masyarakat dalam berbagai upaya kesehatan serta mendorong kemandirian dalam memecahkan masalah kesehatan. Peran serta masyarakat diperlukan dalam hal perorangan. Komunitas sebagai subyek dan obyek diharapkan masyarakat mampu mengenal, mengambil keputusan dalam menjaga kesehatannya. Sebagian akhir tujuan pelayanan kesehatan utama diharapkan masyarakat mampu secara mandiri menjaga dan meningkatkan status kesehatan masyarakat (Mubarak, 2005). Berdasarkan hasil survei yang di mulai pada tanggal 25 Juni 2018 sampai dengan tanggal 30 Juni 2018 didapatkan beberapa masalah kesehatan di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember untuk mendapatkan data yang lebih valid diperlukan format pengkajian komunitas yang disusun dalam bentuk kuesioner, format wawancara dan observasi yang merupakan alat bantu dalam mengkaji ancaman kesehatan masyarakat di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. Sebagai tindak lanjut dari format pengkajian keperawatan komunitas tersebut telah dilakukan pengumpulan data di masyarakat kemudian di analisa. Dari hasil analisa tersebut akan dipersentasikan hasil pengkajian data-data yang
bermasalah pada masyarakat untuk dicarikan solusinya. Lalu bersama-sama dengan masyarakat mendiskusikan rencana tindakan yang akan dilaksanakan oleh masyarakat sendiri yang disesuaikan dengan sumber daya dan kemampuan masyarakat di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember.
1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Untuk mengetahui masalah kesehatan di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. 1.2.2 Tujuan Khusus 1. Mempersiapkan hasil pengkajian masalah kesehatan yang ada pada masyarakat di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. 2. Menetapkan masalah kesehatan di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. 3. Menyusun prioritas masalah kesehatan yang ditemukan di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. 4. Menyusun rencana tindakan keperawatan yang akan dilakukan di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. 5. Melakukan implementasi keperawatan yang dilakukan di Dusun Kaliputih desa Rambipuji Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. 6. Melakukan evaluasi keperawatan yang telah dilakukan di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember.
BAB II TINJAUAN LAPANGAN
2.1 PENGKAJIAN KOMUNITAS 2.1.1 Data Umum 1. Riwayat dan Sejarah berdirinya Desa Rambipuji Sejarah Desa Rambipuji tidak terlepas dari sejarah Masyarakat Jawa - Madura di Kabupaten Jember. Desa ini awalnya di ambil dari nama seorang tokoh yaitu Sembah Puji dengan lurah yang pertama yang bernama Broto Sentono. Lurah Broto Sentono adalah Kepala Desa yang Dermawan, Arif dan Bijaksana karena sangat terpengaruh oleh gaya kehidupan masyarakat Jawa - Madura. Karena adanya semangat perubahan maka desa ini pada masa kependudukan Jepang diubah namanya menjadi RAMBIPUJI. Nama RAMBIPUJI didasarkan pada tokoh yang pertama kali masuk hutan di desa ini. Adapun Kepala Desa yang pernah menjabat hingga sekarang adalah sebagai berikut: a. Kepala Desa Broto Sentono b. Kepala Desa H. Kamaludin c. Kepala Desa H. Abdul Hadi d. Kepala Desa Aldjen Hariyanto, S.Sos e. Kepala Desa Dwi Diyah Setyorini Desa Rambipuji adalah desa yang terletak di tengah - tengah ibu kota Kecamatan Rambipuji. Topografi ketinggian desa ini adalah berupa daratan sedang yaitu sekitar kurang lebih 145 m di atas permukaan air laut. Secara administratif, Desa Rambipuji terletak di wilayah Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember dengan posisi dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga. Di sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Panti Kabupaten Jember, disebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember, disisi Selatan berbatasan dengan Desa Gumelar Kecamatan Balung Kabupaten Jember, dan disisi Timur berbatasan dengan Desa Jubung Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Sedangkan untuk wilayah Desa Rambipuji disebelah timur berbatasan dengan desa kaliwining, disebelah utara berbatasan dengan desa Rambigundam, disebelah barat berbatasan dengan desa Pecoro, disebelah selatan berbatasan dengan desa Rowotamtu. Jarak tempuh Desa Rambipuji ke ibu kota Kecamatan adalah 0.5 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 5 menit. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota Kabupaten
adalah 10 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 0.5 jam. Luas wilayah Desa Rambipuji adalah sekitar 362.789 Ha. Luas lahan yang ada terbagi ke dalam beberapa peruntukan, yang dapat di kelompokkan seperti untuk fasilitas umum, pemukiman, pertanian, perkebunan, kegiatan ekonomi dan lain-lain. Desa Rambipuji terdiri dari 6 dusun di antaranya Dusun Kaliputih yang terdiri dari 7 RW dan 16 RT, Dusun Kidul Pasar yang terdiri dari 5 RW Dan 12 RT, Dusun Gudang karang yang terdiri dari 5 RW dan 8 RT, Dusun Gudang Rejo yang terdiri dari 5 RW dan 13 RT, Dusun Krajan yang terdiri dari 4 RW dan 11 RT, serta Dusun Curah Ancar yang terdiri dari 5 RW dan 16 RT. Jumlah keseluruhan Kepala Keluarga sebanyak 2.575 Laki-Laki, dan 92 Kepala Keluarga perempuan. Dari keenam dusun tersebut yang menjadi fokus dusun binaan yaitu Dusun Kaliputih dengan jumlah 700 KK yang terdiri dari 2081 jiwa dimana presentase penduduk lakilaki sebanyak 853 jiwa dan perempuan sebanyak 1228 jiwa dengan pengambilan teknik sampling total sampling.
2. Jenis Kelamin Berdasarkan laporan pada bulan Juni tahun 2018 di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin adalah sebagai berikut: No
Keterangan
Jumlah
1.
Jumlah penduduk laki-laki
2.
Jumlah penduduk perempuan 1228 Jiwa
Total jumlah penduduk
%
853 Jiwa
2.081 Jiwa
41% 59% 100%
3. Agama Berdasarkan survey yang dilakukan prasarana ibadah yang terdapat di dusun Kaliputih desa Rambipuji adalah masjid dan musholla. Adapun agama yang paling banyak dianut oleh masyarakat di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji adalah sebagai berikut: No 1. 2.
Agama Islam Kristen
Jumlah 1873 Jiwa 208 Jiwa
% 90% 10%
4. Pekerjaan Berdasarkan pengkajian yang dilakukan pada masyarakat di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji berdasarkan profil desa pada tahun 2018 jenis pekerjaan penduduk adalah sebagai berikut: No 1. 2. 3. 4. 5.
Keterangan Pedagang Petani Wiraswasta Pegawai Ibu Rumah Tangga
Jumlah 1200 jiwa 104 jiwa 160 jiwa 32 jiwa 128 jiwa
% 75% 5% 10% 2% 8%
5. Suku Berdasarkan hasil pengkajian suku yang berada di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji adalah sebagai berikut: No 1. 2.
Agama Jawa Madura
Jumlah 1873 Jiwa 208 Jiwa
% 90% 10%
6. Pendidikan %
No 1.
Keterangan Tidak Sekolah
Jumlah 208 jiwa
10%
2.
SD
208 jiwa
10%
3.
SMP
375 jiwa
18%
4.
SMA
1249 jiwa
60%
5.
Sarjana
42 jiwa
2%
2.1.2 Data Khusus 1. Lingkungan Fisik a. Kondisi Komunitas Dusun Kaliputih Desa Rambipuji merupakan salah satu dusun dengan mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai pedagang dikarenakan terdapat banyak rumah produksi. Penataan perumahan di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji terbilang cukup bagus, dimana perumahan tertata dengan rapi serta akses menuju perumahan sudah menggunakan paving serta penerangan yang cukup baik di setiap akses menuju perumahan. Kondisi perairan di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji cukup baik serta
terdapat satu sungai yang cukup besar akan tetapi banyak dari masyarakat Dusun Kaliputih Desa Rambipuji yang mengeluhkan kondisi air yang keruh karena akibat dari limbah pabrik tempe. b. Perumahan Penataan perumahan di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji cukup baik, adapaun jenis rumah menurut dinding yang terdapat di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji adalah sebagai berikut : No 1. 2.
Keterangan Rumah Tembok Rumah Bambu
Jumlah 98% 2%
c. Pengelolaan Air Cakupan pemenuhan air bersih di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji ialah menggunakan sumur galian, dimana hampir 85% masyarakat dusun kaliputih memanfaatkan sumur galian dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, adapun jumlah kepala keluarga yang menggunakan sumur galian adalah sebagai berikut : No 1. 2. 3
Keterangan Rumah Tangga menggunkan sumur gali Rumah tangga pelanggan PDAM Rumah tangga menggunakan sumur bor
Jumlah 85% 10% 5%
d. Peternakan Di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji 40% warganya mempunyai kandang ternak, ternak yang dipelihara oleh warga 25% memelihara ayam, dan 15% memeliharan kambing. Semua kandang berada di belakang rumah dan ada sebagian kecil kandang berada di samping rumah, kondisi kandang ternak semua terawat dengan baik. e. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Perilaku hidup bersih dan sehat di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji sudah cukup baik. Adapun jumlah masyarakat yang menggunakan jamban dan WC di dusun Kaliputih desa Rambipuji adalah sebagai berikut: No 1. 2. 3.
Tempat BAB dan BAK Jamban / WC Sungai Sembarang
Jumlah 2039 jiwa 42 jiwa -
% 98% 2% -
f. Pengelolaan Sampah Masyarakat Pengelolaan sampah di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji sebagian sudah berjalan dengan baik, dimana pengelolaan sampah terdapat dalam program desa. Berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada kepala dusun Kaliputih desa Rambipuji masyarakat ada yang membuang sampah dengan cara dibakar, dan ada masyarakat yang membuang sampah di pekarangan dekat rumah, yang nantinya sampah tersebut akan diambil oleh petugas sampah.
2. Pelayanan Kesehatan dan Sosial Desa Rambipuji a. Pelayanan klinik kesehatan di desa Rambipuji Di desa Rambipuji terdapat Puskesmas yang terletak disebelah timur balai desa Rambipuji. Berdasarkan survey yang dilakukan di desa Rambipuji dusun Kaliputih partisipasi masyarakat yang berobat ke puskesmas sebanyak 80% dan 20% lainnya berobat ke Rumah Sakit. b. Pengobatan Tradisional di Desa Rambipuji Seiring dengan perkembangan kesehatan yang semakin canggih dan mudah di jangkau oleh masyarakat, masyarakat dusun Kaliputih desa Rambipuji masih mengaplikasikan pengobatan secara tradisional. Banyak dari masyarakat yang masih mengkonsumsi jamu tradisional dari alam. Berdasarkan hasil dari wawancara banyak dari
masyarakat
dusun
Kaliputih
mengaplikasikan
metode
kerokan
untuk
menghilangkan berbagai penyakit seperti : masuk angin, panas, dan pusing. c. Jumlah Fasilitas Kesehatan Akses pelayanan fasilitas kesehatan di dusun Kaliputih desa Rambipuji sangat mudah dimana di desa Rambipuji memiliki 1 puskesmas, sedangkan rumah sakit terdekat ialah rumah sakit daerah Balung dan rumah sakit dr.Soebandi Jember sebagai rumah sakit rujukan. d. Kelompok Kerja Berbasis Kesehatan Di Dusun Kaliputih Desa Rambipuji sendiri terdapat kelompok kerja berbasis kesehatan yaitu kader kesehatan. e. Sarana Pelayanan Kesehatan Kelompok Khusus Sarana pelayanan kesehatan kelompok khusus di dusun Kaliputih desa Rambipuji adalah posyandu balita serta posyandu lansia. Posyandu balita merupakan salah satu pelayanan kesehatan kelompok khusus yang sangat aktif di dusun Kaliputih desa Rambipuji. Sedangkan pelaksanaan posyandu lansia masih belum optimal. Sebanyak
20% lansia mengatakan bahwa tidak tahu dengan jadwal kegiatan posyandu, 40% lansia mengatakan malas dan tidak ada yang mengantarkan ke posyandu lansia, 40% lansia aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia. 3. Sosial Ekonomi a. Usaha Industri Kecil Berdasarkan profil desa Rambipuji pada tahun 2018 di dusun Kaliputih desa Rambipuji terdapat home industri yang berbasis usaha industri kecil berupa rumah produksi dengan frekuensi sebagai berikut: No 1. 2. 3. 4.
Status
Jumlah 6 unit 2 unit 2 unit 2 unit
Produksi Tempe Produksi Tahu Produksi Batu-bata Produksi Kue
4. Masalah Kesehatan Masyarakat a. Penyakit Yang diderita Masyarakat Berdasarkan hasil pengkajian jumlah penyakit yang diderita oleh masyarakat di dusun Kaliputih desa Rambipuji pada bulan april tahun 2018, bukanlah penyakit menular melainkan penyakit generatif yang banyak diderita antara lain sebagai berikut: No
Jumlah
Jenis Penyakit
1.
Hipertensi
60 orang
2.
Diare
10 orang
3.
TB
1 orang
4.
DBD
4 orang
5.
Linu-linu
16 orang
6.
Gatal-gatal
7 orang
Berdasarkan hasil pengkajian dengan cara melakukan pemeriksaan tekanan darah diperoleh data bahwa banyak warga memiliki darah tinggi, dan memeriksakan dirinya ke puskesmas, akan tetapi warga kurang mengetahui terkait dengan pengetahuan dalam pola makan, 40% suka makanan yang asin, 20% suka merokok dan 15% suka meminum kopi, dan jarang berolahraga 25%.
5. Sasaran Kesehatan a. Balita Di dusun Kaliputih desa Rambipuji terdapat 128 balita. b. Anak-Anak Di dusun Kaliputih desa Rambipuji terdapat 203 jiwa. c. Remaja Di dusun Kaliputih desa Rambipuji terdapat 150 jiwa anak usia 13- 19 tahun. d. Dewasa Di dusun Kaliputih desa Rambipuji terdapat 1490 jiwa e. Lansia Adapun jumlah lansia yang berada di dusun Kaliputih desa Rambipuji 110 Jiwa 6. Kesehatan Kerja Dari hasil pengkajian di salah satu pabrik tempe milik bapak Tohir di dusun Kaliputih Desa Rambipuji didapatkan hasil dari 5 orang pekerja seluruhnya tidak menggunakan APD (alat pelindung diri) saat bekerja seperti masker dan sarung tangan. Dari 5 pekerja, terdapat 3 pekerja (60%) mengeluhkan sering batuk-batuk, 1 pekerja (20%) mengeluhkan sering sakit pinggang, sisanya 1 orang (20%) tidak ada keluhan. 7. Jenis Sarana Transportasi yang Tersedia Berdasarkan profil desa Rambipuji pada tahun 2018 terdapat jenis sarana transportasi sebagai berikut: a. Prasarana Perhubungan Darat
1.
Terminal
Keterangan Ada/ tidak Baik/ Rusak Ada Baik
2.
Jalan Kabupaten/Provinsi
Ada
Baik
3.
Jalan Desa
Ada
Baik
4.
Jembatan
Ada
Baik
No
Jenis Prasarana
b. Sarana Transportasi No
Jenis Prasarana
Keterangan
1.
Kendaraan umum roda 4
30 %
2.
Kendaraan umum roda 2
70%
8. Sarana Pendidikan Di dusun Kaliputih desa Rambipuji belum terdapat Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang terbentuk dikarenakan jumlah sekolah yang terdapat di dusun Kaliputih desa Rambipuji hanya terdapat 1 sekolah yaitu sekolah TK Tunas Rimba.
9. Pandangan Masyarakat Terhadap sarana Pendidikan Pandangan masyarakat terkait dengan pendidikan sangat tinggi, banyak dari masyarakat dusun Kaliputih desa Rambipuji yang menganggap bahwa pendidikan menjadi prioritas yang penting untuk masa depannya. 10. Komunikasi a. Sistem komunikasi Komunikasi dalam masyarakat terbentuk secara vertikal horizontal. Komunikasi horizontal yaitu komunikasi yang terbentuk antar warga masyarakat dusun kaliputih desa Rambipuji. Sedangkan komunikasi vertikal yaitu komunikasi antara warga masyarakat dusun Kaliputih desa Rambipuji dengan pemerintah desa Rambipuji, yaitu dari warga masyarakat ke ketua RT, kemudian ke kepala dusun, kemudian ke kepala desa dan sebaliknya. b. Sarana dan jenis Komunikasi Media komunikasi yang sering di gunakan oleh masyarakat adalah telephone. Selain itu masjid atau mushola digunakan sebagai pusat penyampaian informasi disamping telephone. Dibidang kesehatan sendiri sistem komunikasi yang dimanfaatkan dikomunitas yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan kesehatan adalah televisi, radio, koran dan leaflet yang diberikan oleh komunitas. 11. Keamanan Sistem keamanan yang ada didesa Rambipuji terbilang kondusif dimana kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan desa terbilang cukup baik adapun sarana prasarana yang ada di desa Rambipuji ialah terdapatnya pos kamling disetiap RT/RW serta adanya kantor polisi yang menjadi sentral keamanan dikecamatan Rambipuji. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala dusun Kaliputih desa Rambipuji jarang terjadi kejadian kriminalitas di dusun kaliputih desa Rambipuji seperti pencurian, narkoba, judi, dan miras. Dan di setiap RW selalu diadakan ronda atau siskampling yang dilakukan oleh pemuda Karang Taruna dusun Kaliputih desa Rambipuji secara bergiliran setiap malam.
12. Rekreasi a. Sistem Rekreasi Warga dusun Kaliputih desa Rambipuji hampir rata-rata tidak mempunyai jadwal rekreasi, mereka hanya melakukan rekreasi pada saat-saat tertentu saja, seperti pada saat tahun baru dan pada hari raya idul fitri. Sesekali desa Rambipuji tidak mempunyai sarana/tempat rekreasi, untuk rekreasi warga harus keluar wilayah seperti ke pantai puger, pantai payangan, pantai papuma, taman botani dan lain-lain. Satusatunya sarana hiburan bagi keluarga pada waktu luang adalah televisi. b. Fasilitas Rekreasi Di dusun Kaliputih desa Rambipuji terdapat berbagai sarana aktivitas hiburan untuk masyarakat diantaranya adalah lapangan sepak bola.
1.2 Analisa Data dan Diagnosa keperawatan No. 1.
Kelompok data
Kemungkinan penyebab
DS :
Kurangnya
Berdasarkan
hasil masyarakat
pengkajian
di
Kaliputih
Masalah
pengetahuan Ketidakefektifan
koping
Dusun komunitas
Dusun
di
Dusun Kaliputih Desa Rambipuji Kaliputih Desa Rambipuji
mayoritas tentang pola hidup yang tentang pola hidup sehat dan
masyarakat
mempunyai sehat,
penyakit hipertensi
DO:
kurangnya pemeliharaan kesehatan.
kesadaran
masyarakat
dalam
memelihara
kesehatan.
- 40% masyarakat Dusun Kaliputih Desa Rambipuji suka makananan yang asin - 20% masyarakat Dusun Kaliputih Desa Rambipuji suka merokok - 15%
masyarakat Dusun
Kaliputih Desa Rambipuji suka meminum kopi - 25%
masyarakat Dusun
Kaliputih Desa Rambipuji jarang berolahraga.
2.
DS:
Kurangnya
Berdasarkan pengkajian lansia
hasil dan kesadaran masyarakat komunitas di
dusun
pelaksanaan
pengetahuan Ketidakefektifan
Posyandu dalam
di
dalam
posyandu
kesadaran
lansia masih belum optimal
terhadap
DO:
Posyandu lansia
bahwa tidak tahu dengan jadwal kegiatan posyandu
Dusun
meningkatkan Kaliputih Desa Rambipuji
Kaliputih kesehatan
- 20% lansia mengatakan
koping
peningkatan kesehatan pelaksanaan
- 40% lansia mengatakan malas dan tidak ada yang mengantarkan ke posyandu lansia - 40% lansia aktif dalam mengikuti
kegiatan
posyandu lansia. 3.
DS:
Kurangnya
Berdasarkan
pengetahuan Ketidakefektifan
wawancara dan dukungan sosial serta manajemen
kesehatan
dengan kepala dusun di terbatasnya fasilitas dan sekolah di Dusun Kaliputih dusun
Kaliputih
desa tenaga pendidik tentang Desa Rambipuji terkait Unit
Rambipuji hanya terdapat 1 unit kesehatan sekolah sekolah yaitu sekolah TK Tunas Rimba yang belum terdapat
Unit
Kesehatan
Sekolah (UKS) DO: Di dusun Kaliputih desa Rambipuji hanya terdapat 1 sekolah yaitu TK Tunas Rimba
Kesehatan Sekolah (UKS)
1.3 Rencana Keperawatan Komunitas NO
DIAGNOSA
SUMBER DAYA
KEPERAWATAN
KEGIATAN
TUJUAN
SASARAN
Penanggung
Waktu
tempat
jawab 1.
Ketidakefektifan
koping a. Melakukan
komunitas
Dusun
di
a. Memberikan
Lansia yang Kader
pemeriksaan
pemahaman
menderita
Kaliputih Desa Rambipuji
deteksi dini
kepada
hipertensi
tentang pola hidup sehat
Penyakit
masyarakat
dan
pemeliharaan
Tidak
agar
dapat
kesehatan
berhubungan
Menular
pola
hidup
(PTM)
sehat
untuk
berupa tensi
mencegah
Desa
darah saat
terjadi
pola
acara
masalah
dan
pengajian
kesehatan
dengan
kurangnya
pengetahuan Dusun
Kaliputih
Rambipuji hidup
masyarakat
tentang
yang
kurangnya masyarakat
sehat
kesadaran b. Pendidikan dalam
memelihara kesehatan.
b. Untuk
Kesehatan
meningkatkan
terkait
pengetahuan
penyakit
masyarakat
Hipertensi
tentang
c. Membagikan
pola
hidup sehat
Mahasiswa
Alokasi dana
60 menit
Rumah warga
Mahasiswa
keberlanjutan
informasi dalam bentuk media leaflet 2.
Ketidakefektifan
koping a. Program
komunitas
Dusun
di
a. Meningkatkan
Lansia
di Kader
Posyandu
menit
Lansia
PALPASI
kesadaran
Posyandu
Kaliputih Desa Rambipuji
(Pasukan
masyarakat
lansia
Dusun
dalam
Lansia Sehat
Dusun
Dusun
Kaliputih
Rambipuji)
Kaliputih Desa kaliputih
Desa
Rambipuji
Rambipuji
peningkatan
kesadaran
kesehatan
terhadap
pelaksanaan
Posyandu
lansia
berhubungan
b. Meningkatkan
dengan
kurangnya
Mahasiswa
120
Desa
Mahasiswa
Rambipuji
antusias
pengetahuan
masyarakat
dan kesadaran masyarakat
dalam
dalam
pelaksanaan
meningkatkan
kesehatan
Posyandu lansia
3.
Ketidakefektifan manajemen sekolah
kesehatan di
Dusun
Kaliputih Desa Rambipuji terkait
Unit
a. Pengkajian
a. Mengetahui
Guru TK
kondisi
kondisi
Siswa TK
lingkungan
lingkungan
sekolah
sekolah
Kesehatan b. Pembentukan
memadai
yang
Mahasiswa
120
TK
Tunas Mahasiswa
menit
Rimba
Sekolah
(UKS)
berhubungan
dengan c. Pelatihan
kurangnya
pengetahuan
kader UKS
kader UKS
untuk dijadikan sebagai UKS
dan dukungan sosial serta
terkait
terbatasnya fasilitas dan
pertolongan
pemahaman
tenaga pendidik tentang
pertama pada
pada pendidik
unit kesehatan sekolah
kecelakaan
terkait
d. Pendidikan kesehatan
b. Memberikan
kesehatan c. Mengajarkan
tentang
perilaku hidup
PHBS pada
bersih
dan
siswa TK
sehat
pada
anak-anak TK
1.4 Implementasi Keperawatan