Kelompok 10 (puskesmas Jumpandang Baru): Laporan Kasus Tifoid

  • Uploaded by: Andi Muhammad Fadilah
  • 0
  • 0
  • July 2020
  • PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA


Overview

Download & View Kelompok 10 (puskesmas Jumpandang Baru): Laporan Kasus Tifoid as PDF for free.

More details

  • Words: 378
  • Pages: 13
KELOMPOK 10 (PUSKESMAS JUMPANDANG BARU) LAPORAN KASUS TIFOID

I.

IDENTITAS PASIEN

 Nama

: Ny. F

 Umur

: 4 tahun

 Jenis Kelaminan

: Perempuan

 Agama

: Islam

 Pekerjaan

: Pelajar

 Alamat

: Jln. Korban 40 ribu jiwa no.171

 Tanggal Pemeriksa

: 10-11-2017

II.

ANAMNESIS

 KELUHAN UTAMA

Pasien diantar oleh ibunya mengeluhkan adanya demam sejak 3 hari yang lalu dirasakan semakin tinggi setiap hari namun tidak disertai menggigil.

 Keluhan Penyerta

Pasien juga mengeluh sakit perut dan pasien juga mengeluh batuk. Pusing ada, sakit kepala ada, mual muntah ada,. Tidak BAB sejak masuk rumah sakit, BAK lancar.

 Riwayat Pengobatan

Pasien belum pernah melakukan pengobatan.  Riwayat gangguan/penyakit sebelumnya

Penderita belum pernah mengalami keluhan yang sama sebelumnya. Riwayat penyakit sistemik disangkal oleh pasien.

 Riwayat gangguan/penyakit pada keluarga

Pasien mengaku tidak mengetahui apa di keluarganya ada yang menderita hal yang sama dengan pasien.  Riwayat kondisi lingkungan sosial

Pasien merupakan Pelajar, Ibu pasien mengaku kurang tahu apabila ada tetangga yang menderita hal yang sama.  Kebiasaan sehari-hari

Sebagai Pelajar

III.

PEMERIKSAAN

Status Generalisata  Keadaan umum  Kesadaran  Gizi

: baik : Compos Mantis BB TB IMT

: : :

42 kg 140 cm 21.4

Nadi Respirasi TD Suhu

: : : :

98 x/menit irreguler 20x/menit torakoabdominal 120/80 mmHg 37.5 oC

 Tanda Vital

 Keadaan spesifik

1. Kepala : pusing dan sakit kepalayang di alami pasien semenjak demam 2. Thorax: batuk dialami semenjak demam, 3. Abdomen: mengeluhkan sakit perut terdapat gangguan peristaltik menyebabkan pasien mual dan muntah.

IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG / USULAN PENUNJANG Pada praktek lapangan yang kami lakukan, pasien diberikan pemeriksaan widal dimana hasilnya -

OA : -

HA: -

-

OB : -

HB: -

-

OC : -

HC: -

-

OD : 1Τ320

HD: 1Τ320

-

Positif Demam Tifoid

V. DIAGNOSIS  Pasien terdiagnosis dengan diagnosis kerja yaitu TIFOID.

VI. PENATALAKSANAAN  - Pengobatan suportif seperti istirahat ditempat tidur dan minum

secukupnya untuk mengatasi rehidrasi  - Ringer Laktat 16 rpm  - Kloramfenikol syrup | 3 × 2 cth/ 8 jam 1 cth/ 2 2 × cth 3

 - Paracetamol syrup | 3 ×  - Domperidon syrup | 1

8 jam

VII. PROGNOSIS  Prognosis pasien dengan diagnosis Tifoid adalah dubia umumnya.

Related Documents


More Documents from "Intan Ekaverta"