PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL
INSPEKTORAT DAERAH Jln. Taman Bhakti No. 2B Wonosari. 55812 Telepon (0274) 391539
LAPORAN HASIL AUDIT KINERJA UPT PUSKESMAS XXX KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN ANGGARAN 2017
NOMOR : 700.04/T.48/2018 TANGGAL 17 JULI 2018
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
1
DAFTAR ISI No BAB 1 A 1. 2. B BAB II A 1. 2. 3. 4. 5. 6. B 1. 2. a. b. c. d. e. 3. BAB III
Uraian Simpulan dan Rekomendasi Simpulan Hasil Pemeriksaan Penilaian Kinerja Organisasi Temuan Hasil Audit Rekomendasi Uraian Hasil Audit Data Umum Dasar Audit Tujuan Audit Ruang Lingkup Audit Batasan Audit Pendekatan Audit Data Umum Obyek Audit Hasil Audit Capaian Target Keuangan Penilaian Atas Kinerja Penilaian atas Tahap Perencanaan Penilaian atas Tahap Penganggaran Penilaian atas Tahap Pelaksanaan Penilaian atas Aspek Pelayanan dan IKM Penilaian atas Aspek Administrasi Temuan Hasil Audit Penutup
Hal 1 1 1 1 2 2 2 2 3 3 3 3 4 6 6 6 7 8 9 11 19 20 23
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
2
PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL
INSPEKTORAT DAERAH Jln. Taman Bhakti No. 2B Wonosari. 55812 Telepon (0274) 391539
LAPORAN HASIL AUDIT OBYEK PEMERIKSAAN SASARAN AUDIT
: UPT PUSKESMAS XXX KABUPATEN GUNUNGKIDUL : AUDIT KINERJA
NOMOR
: 700.04/T.48 /2018
TANGGAL
: 17 JULI 2018
MASA PEMERIKSAAN
: TAHUN ANGGARAN 2017
BAB I SIMPULAN DAN REKOMENDASI
Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul telah melakukan audit atas Kinerja pada UPT Puskesmas Xxx Kabupaten Gunungkidul tahun anggaran 2017. Adapun hasil pemeriksaan dapat diuraikan sebagai berikut: A. SIMPULAN HASIL PEMERIKSAAN
1. Penilaian Kinerja Organisasi Pencapaian
kinerja
pada
UPT
Puskesmas
Xxx
Kabupaten
Gunungkidul berdasarkan penjumlahan penilaian kinerja atas aspek perencanaan, aspek penganggaran, aspek pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang diambil secara sampel, aspek pelayanan dan IKM, serta aspek tertib administrasi adalah sebesar 80,56% atau dalam kategori Baik; 2. Temuan Hasil Audit Pertanggungjawaban belanja modal tidak sesuai realisasi sebesar xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx B. REKOMENDASI
Terhadap permasalahan yang diuraikan dalam temuan hasil audit pada laporan ini, kami rekomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxx Kabupaten Gunungkidul agar memerintahkan Bendahara Pengeluaran untuk menarik kembali pertanggungjawaban belanja modal yang tidak sesuai realisasi
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
3
sebesar xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx dan menyetorkannya ke Kas Daerah pada kode rekening 4.1.4.04.01 dengan uraian ”Setoran Temuan Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul”. Sebagai bukti tindak lanjut, foto copy bukti setor pajak agar dikirimkan ke Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul.
BAB II URAIAN HASIL AUDIT A.
Data Umum 1. Dasar Audit a. Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Gunungkidul; b. Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 51 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, Dan Tata Kerja Inspektorat Daerah; c. Keputusan Bupati Gunungkidul Nomor 297/KPTS/2017 tentang Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018; d. Surat Tugas Inspektur Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 18/Reg/2018 tanggal 21 Februari 2018 2. Tujuan Audit Tujuan audit kinerja pada UPT Puskesmas Xxx Kabupaten Gunungkidul adalah untuk menilai keberhasilan pelaksanaan dalam menjalankan tugas dan fungsinya, dan memberikan rekomendasi perbaikan dalam rangka
peningkatan tata kelola,
efektivitas dan efisiensi, serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. 3. Ruang Lingkup Audit Ruang
lingkup
audit
meliputi
seluruh
aktivitas
kegiatan
perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelayanan dan tertib administrasi pada UPT Puskesmas Xxx dalam menjalankan tugas dan fungsinya tahun anggaran 2017.
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
4
4. Batasan Audit
a. Pemeriksaan dilaksanakan dengan masa pemeriksaan Tahun Anggaran 2017 (mulai bulan Januari s/d Desember 2017). b. Pemeriksaan dilaksanakan dari tanggal 1 maret sampai dengan 28 Maret 2018. 5. Pendekatan Audit a. Sasaran Audit Penilaian kinerja UPT Puskesmas Xxx
dalam menjalankan
tugas dan fungsinya, b. Teknik Audit Teknik audit yang digunakan antara lain: wawancara, analisa, kroscek fisik, dan penelusuran. Simpulan
pemeriksaan
telah
dibicarakan
dengan
pihak
penanggungjawab obyek audit dan obyek audit menyatakan bersedia untuk menindaklanjuti. 6. Data Umum Obyek Audit a. Struktur Organisasi Berdasarkan
Keputusan
Bupati
Gunungkidul
Nomor
52/KPTS/2017 tanggal 6 Februari 2017 tentang Penunjukan Pejabat Pengelola Badan ayanan Umum Daerah pada Unit Pelaksana
Teknis
Puskesmas
Dinas
Kesehatan
Tahun
Anggaran 2017 adalah sebagai berikut: No
Nama
NIP
Jabatan
1.
Pimpinan BLUD
2.
Pejabat Keuangan
3.
Pejabat Teknis Bidang Administrasi Manajemen
4.
Pejabat Teknis Bidang Upaya
Kesehatan
Masyarakat 5.
Pejabat Teknis Bidang Upaya
Kesehatan
Perorangan
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
5
b. Tugas dan Fungsi Berdasarkan Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 133 Tahun 2008 tentang Pembentukan Susunan Organisasi, Kedudukan, dan Tugas Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Xxx sebagaima diubah dengan Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 100 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 133 Tahun 2008 tentang Pembentukan Susunan Organisasi, Kedudukan, dan Tugas Unit Pelaksana Teknis Puskesmas
Xxx,
tugas
UPT
Puskesmas
Xxx
adalah
melaksanakan pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan masyarakat, sedangkan fungsi UPT Puskesmas Xxx adalah : 1) Penyusunan rencana kegiatan UPT; 2) Penyusunan kebijakan teknis UPT; 3) Pelayanan kesehatan dasar; 4) Pelayanan kesehatan masyarakat; 5) Pembinaan kesehatan masyarakat; 6) Pengelolaan ketatausahaan UPT; 7) Pengendalian dan pelaksanaan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasiona di bidang pelayanan kesehatan dasar dan kesehatan masyarakat; dan 8) Pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan UPT c. Kebijakan Keuangan UPT Puskesmas Xxx Kebijakan keuangan untuk Tahun Anggaran 2017 dituangkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Nomor 13/DPPAUPT/2017 tentang salinan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Unit Pelaksana Teknis Tahun Anggaran 2017 pada UPT Puskesmas Xxxx I dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Nomor 119.13/DPPA-UPT/2017 tentang salinan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran Unit Pelaksana Teknis Tahun Anggaran 2017 pada UPT Puskesmas Xxxx I.
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
6
B. Hasil Audit 1. Pencapaian Target Keuangan Pencapaian target keuangan UPT Puskesmas Xxx Tahun Anggaran 2017 adalah sebagai berikut : Anggaran Rp
No
Jenis Dana
1
Pendapatan Lain - lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Belanja Belanja Pegawai Belanja Barang dan Jasa Belanja Modal Jumlah Belanja
2
Realisasi Rp
% Realisasi
1.142.349.268 1.144.593.722
100,2%
41.590.000 35.230.300 1.435.204.024 1.267.901.143 55.860.000 18.415.750 1.532.654.024 1.321.547.193
84.71% 88,34% 32,97% 86,23%
2. Penilaian atas Kinerja Penilaian kinerja UPT Puskesmas Xxx dilakukan meliputi
tahap
perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, Pelayanan, dan tertib administrasi. Penilaian pencapaian kinerja dilakukan dengan memberikan nilai skor pada setiap indikator dan parameter penilaian antara 0 s.d 100. Hasil penilaian kinerja dikelompokkan pada 5 kategori penilaian sebagai berikut: NO
Skala Penilaian
Kategori
1
90,01 ≤ X < 100,00
Baik Sekali
2
75,01 ≤ X < 90,00
Baik
3
50,01 ≤ X < 75,00
Cukup
4
25,01 ≤ X < 50,00
Kurang
5
0,00 ≤ X < 25,00
Kurang Sekali
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
7
Penilaian kinerja UPT Puskesmas Xxx merupakan penjumlahan kontribusi kinerja dari setiap aspek sebagai berikut : No
Unsur-Unsur yang dievaluasi
I 1 2 3
Capaian Kinerja Utama (80%) Capaian Kinerja Perencanaan Capaian Kinerja Penganggaran Capaian Kinerja Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
4 II 5
Capaian Kinerja Pelayanan dan IKM Capaian Kinerja Penunjang (20%) Capaian Kinerja administrasi
Simpulan Predikat Kinerja
Bobot %
Capaian
Nilai Bobot
10 10
63.33 57.95
6.33 5.80
20
65.60
13.12
40
90.69
36.28
20
95.15
19.03
100
80.56
Berdasarkan hasil audit kinerja terhadap UPT Puskesmas Xxx Tahun 2017, sebagaimana tergambar pada tabel di atas, dapat simpulkan bahwa kinerja UPT Puskesmas Xxx secara umum masuk dalam kategori “Baik” yang ditunjukkan dengan pencapaian kinerja sebesar 80,56%. Hasil audit kinerja atas setiap tahapan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, pelayanan dan tertib administrasi pada UPT Puskesmas Xxx Kabupaten Gunungkidul diuraikan sebagai berikut: a. Penilaian atas Tahap Perencanaan. Penilaian kinerja tahap perencanaan ,UPT Puskesmas Xxx tahun 2017 secara umum dapat dikategorikan “Cukup” dengan capaian skor kinerja individu perencanaan 63,33% atau nilai bobot 6,33% dari keseluruhan kinerja organisasi. Capaian Kinerja tersebut diperoleh dari kelengkapan dokumen pendukung perencanaan organisasi berupa : 1) Rencana Usulan Kegiatan; 2) Lokakarya mini bulanan; 3) Lokakarya mini lintas sektor per 3 bulanan; 4) Rencana Strategis dan Bisnis; dan 5) Perjanjian Kinerja tahun 2017 antara Kepala Dinas Kesehatan dengan Kepala UPT Puskesmas Xxx
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
8
Adapun kekurangan pada aspek Perencanaan adalah : 1) Dokumen Rencana usulan Kegiatan (RUK) dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) belum sesuai dengan Pedoman Perencanaan Tingkat Puskesmas;
2) Rencana Strategis Bisnis Tahun 2014 – 2018 belum disesuaikan dengan Renstra Dinas Kesehatan Tahun 2016 – 2021.
Direkomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxx Kabupaten Gunungkidul agar dimasa yang akan datang menyusun RUP dan RPK sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Selain itu, Kepala UPT Puskesmas Xxx Kabupaten Gunungkidul agar menyusun perubahan Rencana Strategis dan Bisnis mengacu kepada Rencana Strategis Dinas Kesehatan dan RPJMD 2016-2021. b. Penilaian atas Tahap Penganggaran. Penilaian kinerja tahap penganggaran UPT Puskesmas Xxx tahun 2017 secara umum dapat dikategorikan “Cukup” dengan capaian skor kinerja penganggaran 70,45% atau nilai bobot 7,05% dari keseluruhan kinerja organisasi. Belum optimalnya capaian kinerja aspek penganggaran tersebut disebabkan Rencana Bisnis dan Anggaran belum selaras dengan Rencana Strategis dan Bisnis. Direkomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxx Kabupaten Gunungkidul agar : 1) menyusun perubahan RSB mengacu kepada Rencana Strategis Dinas Kesehatan dan RPJMD 2016-2021. 2) Dimasa yang akan datang menyusun RBA mengacu pada RSB.
c. Penilaian atas Tahap Pelaksanaan Penilaian kinerja tahap Pelaksanaan UPT Puskesmas Xxx tahun 2017 secara umum dapat dikategorikan “Cukup” dengan capaian skor kinerja tahap pelaksanaan 65,60% atau nilai bobot 13,12% dari keseluruhan kinerja organisasi. Berdasarkan pemeriksaan atas pengadaan barang modal pada Tahun Anggaran 2017, UPT Puskesmas Xxx belum sepenuhnya
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
9
menjalankan kinerja pengadaaan barang secara ekonomis, efisien dan efektif. Perencanaan pengadaan barang modal Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp55.860.000,00 namun hanya terealisasi sebesar Rp18.415.750,00 sehingga kurang efektif dengan perincian sebagai berikut : Uraian
Target Kinerja Fisik
satuan
Realisasi (berdasar audit kinerja) Fisik Capaian Kinerja Fisik 1 50% 0 0% 0 0% 0 0%
1 2 3 4
Belanja modal AC Belanja Modal Kipas Angin Belanja modal papan nama Belanja modal pengadaan komputer /PC
2 1 1 1
Unit Unit Unit Unit
5
Belanja modal pengadaan printer Belanja modal pengadaan notebook/laptop
1
Unit
0
0%
1
Unit
0
0%
7
Belanja modal pengadaan monitor/display
1
Unit
0
0%
8
Belanja modal pengadaan kursi rapat
1
Unit
0
0%
9
Belanja modal pengadaan sofa/meja kursi tamu
1
Unit
0
0%
10
Belanja modal pengadaan sound sistem
1
Unit
1
100%
11
Belanja modal pengadaan alat-alat kedokteran umum
1
Unit
1
100%
12
Unit
3
6
Total
Direkomendasikan kepada kepala UPT Xxx untuk meningkatkan fungsi perencanaan atas pengadaan barang modal sehingga dapat direalisasikan tepat waktu dan tepat guna. Berdasarkan pengujian atas seluruh realisasi belanja modal (100%), ditemui adanya pengadaan xxxxxxxxxx yang tidak ekonomis dan efisien.
Direkomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxx untuk meningkatkan pengendalian atas pengadaan barang modal antara lain melalui pelaksanaan survey harga dan penetapan harga perkiraan sendiri.
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
10
d. Penilaian
atas
Aspek
Pelayanan
dan
Indeks
Kepuasan
Masyarakat (IKM) Penilaian kinerja tahap Pelayanan dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) UPT Puskesmas Xxx tahun 2017 secara umum dapat dikategorikan “Baik Sekali” dengan capaian skor kinerja Pelayanan 90,69% atau nilai bobot 36,28% dari keseluruhan kinerja organisasi Capaian kinerja secara uji petik atas aspek pelayaan dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebagai berikut: 1) Aspek Pelayanan a) Upaya Promosi Kesehatan : Uji petik pada Upaya Promosi Kesehatan dilakukan pada pencapaian indikator Indeks Kesehatan Masyarakat (IKS) yang dilaksanakan pada 1.193 keluarga di lingkungan kerja UPT Puskesmas Xxx, dengan capaian kinerja kategori “Kurang” dengan skor kinerja 44,26% atau sebesar 22,13% dari target 50% jumlah keluarga dengan IKS lebih dari 0,8. Rendahnya capain kinerja tersebut disebabkan kesadaran KB masyarakat masih rendah, belum tuntasnya pengobatan pada Penderita TBC, penderita Hipertensi tidak berobat secara teratur dan masih banyaknya masyarakat yang merokok. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada UPT Puskesmas Xxx untuk mendorong peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat melalui pelaksanaan promosi dan sosialisasi hidup sehat baik secara mandiri maupun kerja sama lintas sektoral. b) Pelayanan Kesehatan Lingkungan : Pelayanan Kesehatan Lingkungan adalah kegiatan yang ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial guna mencegah penyakit dan/atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor risiko lingkungan. Uji petik pada bidang kesehatan lingkungan dilakukan pada kegiatan Pembinaan tempat pengelolaan makanan dimana UPT Puskesmas Xxx melakukan Inspeksi sanitasi dan pembinaan kepada pengelola LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
11
Tempat Pengelolaan Makanan (TPM). Capaian kinerja pada kegiatan
Pembinaan
tempat
pengelolaan
makanan
dikategorikan “baik” dengan skor kinerja 82.14% atau sebesar 65,71% (23 TPM) dari target sebesar 80% dari Jumlah TPM yang ada di lingkungan kerja UPT Puskesmas Xxx. Direkomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxx untuk meningkatkan cakupan pembinaan dan monitoring kepada pengelola TPM agar kesehatan lingkungan meningkat. c) Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Uji petik atas pelayanan kesehatan ibu dan anak dilakukan atas indikator cakupan kunjungan Bumil dengan K4 dan cakupan pelayanan kesehatan bayi baru lahir (KN3) dengan hasil capaian kinerja sebagai berikut : Jenis Variabel
Target
Satuan
Realisasi
Cakupan kunjungan Bumil dengan K4
100%
97,10% (201 bumil dari 207 sasaran)
Cakupan pelayanan kesehatan bayi baru lahir (KN3)
100%
Jumlah Bumil di wilayah kerja dalam 1 Tahun yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar minimal 4 kali Jumlah sasaran bayi baru lahir (028 hari) di wilayah kerja dalam 1 tahun yang mendapatkan pelayanan sesuai standar
93,75% (165 bayi dari 176 sasaran)
Capaian Kinerja 97,10%
93,75%
Capaian indikator pelayanan kesehatan ibu dan anak “Sangat Baik”. Namun demikian untuk meningkatkan capaian kinerja sesuai dengan target yang telah ditetapkan direkomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxxx untuk melakukan optimalisasi Kegiatan Kelas Ibu dan Balita di masing-masing Padukuhan serta Kegiatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang dalam
rangka
meningkatkan
keterjangkauan
pelayanan
kesehatan atas Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir.
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
12
d) Pelayanan Perbaikan Gizi Masyarakat Uji petik pada Pelayanan Perbaikan Gizi Masyarakat dilakukan pada Kegiatan Pemberian Kapsul Vitamin A (dosis 100.000 SI) pada Bayi 1 Kali/Tahun. Capaian Kinerja 100 % pada pelayanan ini menunjukkan bahwa seluruh bayi berusia 6-11 bulan di Lingkungan Kerja UPT Puskesmas Xxx telah memperoleh kapsul vitamin A (Dosis 100.000 SI) 1 kali/Tahun. Kapsul vitamin A (Dosis 100.000 SI) dibagikan pada kegiatan penimbangan bayi dan balita pada Posyandu masing-masing Padukuhan. Apabila ada bayi yang tidak hadir, maka dilakukan sweeping melalui para kader Posyandu sehingga seluruh target kinerja Puskesmas dapat terpenuhi. e) Pelayanan Pengendalian Penyakit Penilaian kinerja pelayanan pengendalian penyakit dilakukan secara uji petik terhadap indikator cakupan penderita TBC dengan BTA positif yang disembuhkan dan indikator angka kesakitan DBD dengan hasil capaian kinerja sebagai berikut : Jenis Variabel Cakupan penderita TBC dengan BTA positif yang disembuhkan Angka Kesakitan DBD
Target
Satuan
Realisasi
50%
Jumlah Pasien BTA Positif yang dinyatakan sembuh
<0.00051 kasus
Jumlah penderita terlapor KDRS (Kewaspadaan Dini RS) dalam 1 Tahun
80% (4 pasien dinyatakan sembuh dari 5 pasienBTA positif) 0.00041 (6 kasus dari 14.800 penduduk)
Capaian Kinerja 160%
119,61 %
Capaian indikator pelayanan Pengendalian Penyakit “Sangat Baik” antara lain didukung oleh :
Kegiatan Active Case Finding dan Pendamping Minum Obat (PMO) untuk indikator Cakupan penderita TBC dengan BTA positif yang disembuhkan;
Kegiatan 1 rumah 1 jumantik, Penyelidikan epidemiologi, Fogging Fokus, Abatesasi dan Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk indikator Angka Kesakitan DBD.
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
13
f) Pelayanan Pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular dan zoonosis Penilaian kinerja pelayanan Pelayanan Pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular dan zoonosis dilakukan secara uji petik terhadap indikator presentase wanita usia subur/produktif 15-59 tahun yang di skrining kanker serviks dan kanker payudara. Tahun 2017 UPT Puskesmas Xxx telah melakukan deteksi dini kanker serviks melalui pelayanan IVA pada 25 Wanita Usia Subur (WUS) dengan hasil capaian kinerja sebagai berikut : No
Jenis Variabel
Taget
Satuan
Realisasi
1
Presentase wanita usia subur / produktif 15-59 tahun yang diskrining kanker serviks dan kanker payudara
30%
Jumlah wanita usia subur yang diskrining kanker serviks dan kanker payudara sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun
1,635% (25 wanita yang di skirinng dari 1.529 Wanita Usia Subur)
Capaian Kinerja 0,62%
Rendahnya capaian kinerja indikator ini disebabkan oleh masih rendahnya kesadaran dan minat dari masyarakat untuk melakukan deteksi dini kanker serviks. Direkomendasikan kepada kepala UPT Puskesmas Xxx agar meningkatkan kesadaran dan motivasi wanita usia subur untuk melakukan deteksi dini kanker serviks melalui sosialisasi dan optimalisasi kelas ibu. g) Surveilance dan Imun Uji petik dilakukan atas indikator Persentase anak usia 0-11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap dan diperoleh hasil capaian kinerja “sangat baik” dengan perincian sebagai berikut :
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
14
No
Jenis Variabel
Taget
Satuan
Realisasi
1
Persentase anak usia 0-11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap
91.5%
Jumlah Bayi yang mendapat imunisasi dasar lengkap
96,43% (158 bayi dari 164 bayi di lingkungan Kerja UPT Puskesmas Xxx)
Capaian Kinerja 105,29%
Capaian kinerja ini didukung oleh optimalisasi peran kader kesehatan dalam mendorong minat ibu untuk melakukan imunisasi dan sweeping imunisasi pada saat Posyandu di masing-masing padukuhan. h) Pelayanan Mutu Klinis Uji petik dilakukan atas indikator Kunjungan Rawat Jalan Umum dengan capaian kinerja berdasarkan data dalam SIM Puskesmas sebesar 91,11% atau sebanyak 2.682 jumlah kunjungan rawat jalan baru (umum) di Puskesmas termasuk pelayanan luar gedung. Direkomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxx agar meningkatkan keterjangkauan pelayanan puskesmas salah satunya melalui optimalisasi Puskesmas Keliling. 2) Aspek Indeks Kepuasan Masyarakat Berdasarkan hasil survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) diperoleh hasil sebagai berikut : Jenis Variabel Nilai IKM
Taget
Satuan
Realisasi
77,00%
Persen
77,54
Capaian Kinerja 100,70%
5 unsur kualitas pelayanan perlu diperbaiki dan ditingkatkan adalah: a) Kesesuaian Persyaratan dengan pelayanan b) Kedisiplinan Petugas Pelayanan c) Kecepatan Pelayanan d) Keadilan Mendapatkan Pelayanan e) Kenyamanan Lingkungan Maka direkomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxx agar meningkatkan pelayanan yang masih kurang optimal antara lain dengan :
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
15
memberikan informasi secara berkesinambungan kepada pelanggan mengenai jasa layanan, tarif/biaya, persyaratan dan jadwal,
petugas
melalui
papan
pengumuman,
spanduk
dan/atau media lainnya;
memberikan
pelatihan
dan
pembinaan
rutin
untuk
meningkatkan kompetensi pegawai/petugas;
membuat Standar Operasional Prosedur Pelayanan dimasing – masing unit;
merencanakan dan menganggarkan belanja modal dalam rangkan peningkatan kenyamanan lingkungan.
e. Penilaian atas Aspek Administrasi Penilaian kinerja tahap Administrasi UPT Puskesmas Xxx tahun 2017 secara umum dapat dikategorikan “Sangat Baik” dengan capaian skor kinerja 95,15% atau nilai bobot 19,03% dari keseluruhan kinerja organisasi Capaian Kinerja tersebut diperoleh dari kelengkapan dokumen pendukung administrasi organisasi berupa : 1) Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Pejabat Pengelola BLUD; 2) Surat
Keputusan
Bupati
tentang
Penetapan
Pejabat
perbendaharaan; 3) laporan barang baik semesteran dan laporan akhir tahun; 4) Dokumen perencanaan anggaran kebutuhan obat; 5) Buku kas umum, buku pembantu per rincian objek penerimaan, buku rekapitulasi penerimaan harian; 6) Buku
penerimaan
pertanggungjawaban
dan
penyetoran,
bendahara
Register
penerimaan,
STS,
dan
bukti
buku pajak,
buku
penerimaan lainnya yang sah dan lengkap; 7) Buku kas umum, buku simpanan/bank, rekapitulasi pengeluaran
per rincian
objek,
register SPP-
UP/GU/TU/LS
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
16
Adapun kekurangan pada aspek Administrasi adalah : 1) Pencatatan mutasi obat belum dilakukan secara tepat 2) Terdapat 9 Tenaga Kesehatan yang belum memiliki Surat Ijin Praktik (SIP) Direkomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxx agar : 1) memerintahkan Pengurus Barang Pembantu Barang Persediaan dan Pengelola Obat agar melakukan pencatatan mutasi obat secara tepat saji dan tepat waktu.; 2) untuk memerintahkan kepada Tenaga Kesehatan yang belum mempunyai SIP agar lebih proaktif dalam pengurusan SIP sehingga SIP dapat segera diterbitkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul. 3. Temuan Hasil Audit
Berdasarkan Hasil Audit Kinerja UPT Puskesmas Xxx Tahun 2017 seperti telah diuraikan pada butir 2 tentang Penilaian Indikator, terdapat temuan audit sebagai berikut : Pertanggungjawaban belanja modal tidak sesuai realisasi sebesar xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx Kondisi Berdasarkan pemeriksaan atas pertanggungjawaban belanja modal, ditemui adanya kemahalan harga atas pembelian xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx sebesar xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx dengan perincian sebagai berikut : NO
JENIS BARANG
SATUAN VOLUME
HARGA SPJ
PASAR
SELISIH
1
Kriteria Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 113 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 pasal 4 huruf b “Pelaksanaan belanja daerah didasarkan pada prinsipprinsip
:
efektif,
terarah,
dan
terkendali
sesuai
dengan
rencana
program/kegiatan serta fungsi setiap organisasi perangkat daerah”.
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
17
Sebab Pejabat yang diberi tanggung jawab menguji jalannya sistem dan prosedur kurang berfungsi dengan baik dan sistem pengendalian intern kurang optimal. Akibat Berpotensi merugikan Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul dalam
hal
ini
UPT
Puskesmas
Xxx
sebesar
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx Rekomendasi Direkomendasikan kepada Kepala UPT Puskesmas Xxx Kabupaten Gunungkidul agar memerintahkan Bendahara Pengeluaran untuk menarik kembali pertanggungjawaban belanja modal yang tidak sesuai realisasi
sebesar
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
dan
menyetorkannya ke Kas Daerah pada kode rekening 4.1.4.04.01 dengan uraian ”Setoran Temuan Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul”. Sebagai bukti tindak lanjut, foto copy bukti setor agar dikirimkan ke Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul. Tanggapan Penanggungjawab Obyek Pemeriksaan Temuan tersebut diakui oleh penanggung jawab obyek pemeriksaan dan akan ditindaklanjuti sesuai rekomendasi paling lambat tanggal 20 Juli 2018 BAB III PENUTUP
Demikian Laporan Hasil Audit Kinerja pada UPT Puskesmas Xxx Kabupaten Gunungkidul untuk masa pemeriksaan Tahun Anggaran 2017, mohon menjadikan periksa.
Inspektur
Drs. SUJARWO, M.Si NIP 19660425 199102 1 001
LHP Audit Kinerja Puskesmas xxx Tahun 2017
18