Kanker.docx

  • Uploaded by: Hirzam Ecan
  • 0
  • 0
  • November 2019
  • PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA


Overview

Download & View Kanker.docx as PDF for free.

More details

  • Words: 556
  • Pages: 2
 









Anti neoplastik ; obat yang mencegah, membunuh, atau menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker Sitotoksik ; obat yang membunuh ataupun merusakkan sel-sel pengganda. Sitotoksik dipakai sebagai obat kanker serta sebagai penekan kekebalan. Obat jenis ini diberikan secara oral dalam bentuk tablet atau disuntikkan. Sitotoksik ialah obat nan membunuh ataupun merusakkan sel-sel pengganda. Sitotoksik dipakai sebagai obat kanker serta sebagai penekan kekebalan. Obat jenis ini diberikan secara berkaitan dengan mulut dalam bentuk tablet atau disuntikkan. Imunomodulator ; agen yang memengaruhi (melemahkan atau menguatkan) respon imunitas. Imunomodulator yang menekan respon imunitas (imunosupresan) biasanya digunakan dalam transplantasi organ untuk mengurangi penolakan terhadap organ baru. Herbal tertentu seperti ginseng, madu dll dapat menjadi imunomodulator alami yang menguatkan respon imunitas (imunoterapi, imunostimulan). Adalah ; senyawa tertentu yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh baik secara spesifik maupun non spesifik, dan terjadi induksi non spesifik baik mekanisme pertahanan seluler maupun humoral. 2. hal yang dilakukan untuk mengatasi kanker; Memeriksa resiko karena keturunan Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai upaya mencegah kanker. Tidak berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks juga menjadi cara jitu mencegah kanker sebab timbulnya kanker juga dimungkinkan karena perilaku seksual yang tidak sehat.

Menjauhi alkohol Alkohol sebenarnya dapatkan dijadikan obat untuk tubuh, akan tetapi pada kenyataannya dikehidupan sehari-hari alkohol dikonsumsi seperti air putih dan berlebihan. Hal itulah yang membuat anda akan beresiko terkena kanker. Hindari dan jauhi minuman alkohol jika anda tidak tidak ingin terkena kanker. 3. tujuan penggunaan obat pada penyakit kanker membunuh sel-sel kanker atau menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker yang masih tertinggal,

4. efek samping penggunaan antikanker

1. Lemas Efek samping yang umum timbul. Timbulnya dapat mendadak atau perlahan. Tidak langsung menghilang dengan istirahat, kadang berlangsung terus hingga akhir pengobatan. 2. Mual dan Muntah Ada beberapa obat Kemoterapi yang lebih membuat mual dan muntah. Selain itu ada beberapa orang yang sangat rentan terhadap mual dan muntah. Hal ini dapat dicegah dengan obat anti mual yang diberikan sebelum,selama, atau sesudah pengobatan Kemoterapi. Mual muntah dapat berlangsung singkat ataupun lama. 3. Gangguan Pencernaan Beberapa jenis obat Kemoterapi berefek diare. Bahkan ada yang menjadi diare disertai dehidrasi berat yang harus dirawat. Sembelit kadang bisa terjadi. Bila diare: kurangi makanan berserat, sereal, buah dan sayur. Minum banyak untuk mengganti cairan yang hilang. Bila susah BAB: perbanyak makanan berserat, olahraga ringan bila memungkinkan. 4. Rambut Rontok Kerontokan rambut bersifat sementara, biasanya terjadi dua atau tiga minggu setelah kemoterapi dimulai. Dapat juga menyebabkan rambut patah di dekat kulit kepala. Dapat terjadi setelah beberapa minggu terapi. Rambut dapat tumbuh lagi setelah kemoterapi selesai. 5. Otot dan Saraf Beberapa obat kemoterapi menyebabkan kesemutan dan mati rasa pada jari tangan atau kaki serta kelemahan pada otot kaki. Sebagian bisa terjadi sakit pada otot. 6. Perdarahan Keping darah (trombosit) berperan pada proses pembekuan darah. Penurunan jumlah trombosit mengakibatkan perdarahan sulit berhenti, lebam, bercak merah di kulit. 7. Anemia Anemia adalah penurunan jumlah sel darah merah yang ditandai oleh penurunan Hb (hemoglobin). Karena Hb letaknya di dalam sel darah merah. Akibat anemia adalah seorang menjadi merasa lemah, mudah lelah dan tampak pucat. 8. Kulit dapat menjadi kering dan berubah warna Lebih sensitive terhadap matahari. Kuku tumbuh lebih lambat dan terdapat garis putih melintang.

More Documents from "Hirzam Ecan"