Tugas Kepdes

  • Uploaded by: Putri Ayu
  • 0
  • 0
  • August 2019
  • PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA


Overview

Download & View Tugas Kepdes as PDF for free.

More details

  • Words: 789
  • Pages: 7
MAKALAH KEPERAWATAN DASAR KELAINAN PADA MATA

DI SUSUN OLEH: KELOMPOK 6 1. Dadan Bahtiar 2. Bayu Saputra 3. Putri Ayu Amalia 4. roslina

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KHARISMA KARAWANG DIPLOMA III KEPERAWATAN TAHUN AKADEMIK 2016-20174

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat taufik serta hidayah-Nya penulis dapat

menyelesaikan makalah ini. Penyusunan makalah ini disusun untuk

memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen. Kami menyadari bahwa makalah ini sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu , dengan segala kerendahan hati, kami menerima kritik dan saran agar penyusunan makalah selanjutnya menjadi lebih baik. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih dan semoga karya tulis ini bermanfaat bagi para pembaca.

Karawang, Februari 2017

Penulis

BAB I PENDAHULUAN 1.1

Latar belakang Mata merupakan organ pengelihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana yaitu untuk mengetahui sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata merupakan salah satu organ yang sangat penting.

Mata manusia memiliki cara kerja yang otomatis sempurna, mata dibentuk dengan 40 unsur utama yang berbeda dan ke semua bagian ini memiliki fungsi penting dalam proses melihat kerusakan atau kelainan salah satu fungsi bagianya saja akan menjadikan mata mustahil dapat melihat. 1.2

Rumusan masalah 1. Apa saja yang termasuk dalam kelainan pada mata? 2. Apa terapi yang dapat dilakukan?

1.3

Tujuan masalah 1. Mengetahui apa saja yang termasuk dalam kelainan pada mata 2. Mengetahui apa saja terapi yang dapat dilakukan

BAB II PEMBAHASAN

2.1

Rabun jauh (myopia)

Orang sering menyebutnya juga dengan lamur. Rabun jauh bisa diartikan ketidakmampuan mata untuk melihat dengan jelas benda dalam jarak jauh. Rabun jauh disebabkan karena jarak titik api lensa mata lebih pendek atau lensa mata terlalu cembung sehingga bayangan benda jatuh di depan retina. Cara mengatasi rabun jauh (myopia) adalah dengan memakai kaca mata lensa cekung (kacamata minus). Kacamata minus akan membantu menempatkan bayangan tepat pada retina.

2.2

Rabun dekat (hypermetropia)

Kebalikan dari rabun jauh adalah rabun dekat. Rabun dekat adalah ketidakmampuan mata untuk melihat dengan jelas benda dalam jarak dekat. Penyebab rabun dekat adalah karena lensa mata terlalu pipih. Titik api lensa berada di belakang retina sehingga mata tidak dapat melihat dengan jelas benda dalam jarak dekat. Cara mengatasi rabun dekat (hypermetropia) adalah dengan memakai kaca mata lensa cembung (kacamata plus). Dengan kacamata plus, sinar yang jatuh di belakang retina akan diposisikan kembali pada retina.

2.3

Mata tua (presbiopia)

Presbiopi sering disebut dengan mata tua. Yaitu menurunnya kemampuan mata dalam beradaptasi karena factor usia.. Penderita presbiopi tidak dapat melihat dengan jelas benda jarak dekat maupun jauh. Disebut mata tua karena kelainan mata ini banyak dialami oleh orang lanjut usia. Cara mengatasi presbiopia adalah dengan memakai kacamata berlensa rangkap, yaitu bagian atas berlensa cekung (negatif) dan bagian bawah berlensa cembung (positif). 2.4

Rabun senja

Rabun senja disebut juga rabun ayam. Yaitu kondisi dimata mata tidak mampu melihat dengan jelas benda yang berada di tempat kurang cahaya atau remangremang. Rabun senja disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Karena itu, untuk mengatasi rabun senja, penderita harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A.

2.5

Buta warna

Buta warna adalah ketidakmampuan mata untuk membedakan warna. Kelainan mata ini bersifat menurun. Ada dua macam buta warna, yaitu buta warna total dan buta warna sebagian. Buta warna total hanya bisa membedakan warna hitam putih saja. Sedangkan buta warna sebagian tidak bisa melihat warna tertentu, yaitu merah, biru, dan hijau. 2.6

Katarak

Katarak disebut juga bular mata. Penyebab katarak adalah lensa mata yang keruh sehingga masuknya cahaya pada retina jadi terhalang. Penderita katarak biasanya berusia di atas 55 tahun. Untuk mengatasi katarak, perlu dilakukan operasi mata.

2.7

Astigmatisme

Astigmatisme sering disebut mata silindris / silinder. Ini adalah gangguan mata yang disebabkan oleh ukuran lensa mata atau kornea tidak rata. Penderita gangguan ini tidak mampu melihat garis horizontal dan vertical. Cara mengatasi astigmatisme yaitu dengan memakai kaca mata dengan lensa silindris / silinder.

2.8

Mata Juling

Juling merupakan kelainan mata akibat ketidakserasian atau tidak sinkron-nya otot-otot mata. Bila penderitanya masih anak-anak, maka juling bisa diatasi dengan cara operasi.

2.9

Glaukoma

Kelainan mata ini ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata. Tekanan terjadi karena adanya sumbatan pada saluran di dalam bola mata dan pembentukan cairan di bola mata yang berlebihan. Glaucoma merupakan kelainan yang serius. Jika tidak segera diatasi bisa menyebabkan kebutaan.

BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan salah satu alat indera pada manusia adalah mata atau indra pengelihatan, yang disebut juga dengan fotoreseptor karena mampu menerima rangsangan fisik yang berupa cahaya. Pada mata juga terdapat alat-alat tambahan seperti otot-otot mata, pelupuk-pelupuk mata dan kelenjar air mata, kotak mata(rongga tempat mata) dan bulu mata. Mata juga sering ditemukan kelainan-kelainan atau penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada mata seperti miopi, hipermiopi, presbiopi, katarak, dan lain-lain. Karena mata adalah organ yang penting pada manusia, kita harus bisa melindungi mata kita agar tidak terkena penyakit tersebut.

Related Documents

Tugas Kepdes
August 2019 22
Tugas
October 2019 88
Tugas
October 2019 74
Tugas
June 2020 46
Tugas
May 2020 48
Tugas
June 2020 45

More Documents from ""

Nutrisi Dewasa
August 2019 35
Tugas Kepdes
August 2019 22
Gangguan Telinga Luar.docx
December 2019 22
Bait.docx
July 2020 18
Ea 1.doc
May 2020 3