Bank Dan Lembaga Keuangan.docx

  • Uploaded by: Agustinus Pati
  • 0
  • 0
  • October 2019
  • PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA


Overview

Download & View Bank Dan Lembaga Keuangan.docx as PDF for free.

More details

  • Words: 1,242
  • Pages: 5
Nama

: Agustinus Pati Fernandez

Kelas

: 1A

Absen

: D3 Akuntansi

“Manfaat Bank Syariah dan Produk-Produknya”  Pendahuluan : Bank Syariah merupakan bank yang kegiatannya mengacu pada hukum islam dan dalam kegiatannya tidak membebankan bunga maupun tidak membayar bunga kepada nasabah. Imbalan bank syariah yang diterima maupun yang dibayarkan pada nasabah tergantung dari akad dan perjanjian yang dilakukan oleh pihak nasabah dan pihak bank. Perjanjian (akad) yang terdapat di perbankan syariah harus tunduk pada syarat dan rukun akad sebagaimana diatur dalam syariat islam.

 Manfaat Bank Syariah : 1. Terhindar Dari Riba Segala bentuk transaksi riba itu jelas sangat diharamkan oleh Allah. Dalam bank konvensional Bunga termasuk perbuatan riba, dan orang yang melaksanakan riba termasuk perbuatan dosa. Oleh sebab itu menabung di Bank Syariah menghindarkan anda dari dosa. 2. Berdasarkan Syariah Islam Pada dasarnya seorang nasabah yang menabung di bank syariah sama halnya dengan menjalankan syariat islam, dan orang yang menjalankan syariat islam akan mendatangkan pahala bagi pelakunya. 3. Sistem Bagi Hasil Salah satu keuntungan dan manfaat di bank syariah adalah nasabah akan diberikan keuntungan dari bagi hasil antara bank dengan nasabah. Yang dibagi hasilnya adalah pendapatan. Dengan sistem ini, bagi hasil yang dilakukan oleh nasabah dan pihak bank adalah dengan melakukan perhitungan antara pendapatan bank, biaya yang dikeluarkan bank akan diambil dari bagi hasil yang menjadi hak bank. Bagi hasil tersebut akan memudahkan dan juga menguntungkan nasabah yang menabungkan uangnya di bank syariah. 4. Mendapatkan Pengalaman Baru Ada dua jenis produk yang ditawarkan di bank syariah, berbeda dengan produk yang ditawarkan di bank konvensional, dan ini menjadi pengalaman baru bagi nasabah. Pilihan yang pertama tabungan yang memliki skema keamanan dana dan juga memiliki kemudahan dalam melakukan transaksi setiap harinya. Dan tabungan yang kedua skemanya adala investasi yang menginginkan keamanan dan juga ingin memperoleh hasil dari investasi tersebut.

5. Bonus Bank Syariah memang tidak memberlakukan bunga, namun bank syariah memiliki bonus. Terutama jika nasabah memiliki investasi yang besar di bank. Bonusnya bisa dirasakan nasabah setiap bulannya. Terhindar Dari Rugi seseorang yang menabung di bank syarih dijamin tidak akan mengalami kerugian yang signifikan. Aman menabung di bank syariah sudah jelas keamanannya, karna bank syariat ini berlandaskan pada hukum syariat islam, dan sama halnya dengan bank lainnya, bank syariah ini juga dilindungi dengan sistem keamanan teknologi yang canggih. 6. Dana Untuk Umat Salah satu keunggulan dari bank syariah adalah dana yang didapatkan merupakan dana untuk umat, didapatkan dari umat, mengumpulkan dana dari umat dan akan dikembalikan untuk umat juga. Jika di bank konvensional,pengumpulan dana kemungkinan besar hanya untuk orang konglomerat saja. Manfaat menabung di bank Syariah memang cukup banyak bagi masyarakat, tidak hanya itu konsep yang ditawarkan juga banyak berkembang sehingga semakin banyak yang beralih di bank syariah. 7. Kemudahan Bertransaksi Bank syariah memberikan kemudahan untuk para pelanggannya dalam melakukan transaksi perbankan melalui ATM di bank tersebut maupun di ATM bersama dan ATM prima. dan yang Lebih menguntungkan lagi, saat melakukan transaksi tersebut nasabah tidak akan terpotong dengan biaya sepeserpun. 8. Saldo Tabungan Yang Rendah Berbeda dengan bank konvensional Jika bank konvensional saldo minimal sebanyak Rp 50.000, nah di bank syariah itu saldo minimalnya senilai Rp. 25.000. Namun yang harus menjadi perhatian adalah agar tidak terkena biaya administrasi bulanan, saldo di dalam tabungan tidak boleh kurang dari batas minimal saldo. Jika saldo di bawah minimal anda akan terkena biaya administrasi bulanan.

 Produk-Produk Bank Syariah : Secara garis besar produk perbankan syariah dpt dibagi menjadi 3 yaitu Produk penyaluran dana, produk penghimpunan dana, & produk jasa yang diberikan bank kepada nasabahnya. 1. Produk Penyaluran Dana a. Prinsip Jual Beli (Ba’i)Jual beli dilaksanakan karena adanya pemindahan kepemilikan barang. Keuntungan bank disebutkan di depan & termasuk harga dari harga yg dijual. Terdapat 3 jenis jual beli dalam pembiayaan modal kerja & investasi dalam bank syariah, yaitu:

1. Ba’i Al Murabahah Jual beli dgn harga asalditambah keuntugan yg disepakati antara pihak bank dgn nasabah, dalam hal ini bank

menyebutkan harga barang kpd nasabah yg kemudian bank memberikan laba dalam jumlah tertentu sesuai dgn kesepakatan.

2. Ba’i Assalam Dalam jual beli ini nasabah sbg pembeli & pemesan memberikan uangnya di tempat akad sesuai dgn harga barang yg dipesan & sifat barang telah disebutkan sebelumnya. Uang yg tadi diserahkan menjadi tanggungan bank sbg penerima pesanan & pembayaran dilakukan dgn segera.

3. Ba’i Al Istishna Merupakan bagian dari Ba’i Asslam namun ba’i al ishtishna biasa digunakan dalam bidang manufaktur. Seluruh ketentuan Ba’i Al Ishtishna mengikuti Ba’i Assalam namun pembayaran dpt dilakukan beberapa kali pembayaran.

b. Prinsip Sewa (Ijarah)Ijarah adl kesepakatan pemindahan hak guna atas barang atau jasa melalui sewa tanpa diikuti pemindahan kepemilikan atas barang yg disewa. Dalam hal ini bank meyewakan peralatan kpd nasabah dgn biaya yg telah ditetapkan secara pasti sebelumnya.

c. Prinsip Bagi Hasil (Syirkah)Dalam prinsip bagi hasil terdapat 2 macam produk, yaitu:

1. Musyarakah Adalah salah satu produk bank syariah yg mana terdapat 2 pihak atau lbh yg bekerjasama utk meningkatkan aset yg dimiliki bersama dimana seluruh pihak memadukan sumber daya yg mereka miliki baik yg berwujud maupun yg tdk berwujud. Dalam hal ini seluruh pihak yg bekerjasama memberikan kontribusi yg dimiliki baik itu dana, barang, skill, ataupun aset-aset lainnya. Yang menjadi ketentuan dalam musyarakah adl pemilik modal berhak dalam menetukan kebijakan usaha yg dijalankan pelaksana proyek.

2. Mudharabah Mudharabah adalah kerjasama 2 orang atau lbh dimana pemilik modal memberikan memepercayakan sejumlah modal kpd pengelola dgn perjanjian pembagian keuntungan. Perbedaan yg mendasar antara musyarakah dgn mudharabah adl kontribusi atas manajemen & keuangan pd musyarakah diberikan & dimiliki 2 orang atau lebih, sedangkan pd mudharabah modal hanya dimiliki satu pihak saja. 2.

Produk Penghimpun Dana Produk penghimpunan dana pada bank syariah meliputi giro, tabungan, & deposito. Prinsip yg diterapkan dalam bank syariah adalah: o

Prinsip Wadiah, Penerapan prinsip wadiah yg dilakukan adl wadiah yad dhamanah yg diterapkan pd rekaning produk giro. Berbeda dgn wadiah amanah, dimana pihak yg dititipi (bank) bertanggung jawab atas keutuhan harta titipan

sehingga ia boleh memanfaatkan harta titipan tersebut. Sedangkan pd wadiah amanah harta titipan tdk boleh dimanfaatkan oleh yg dititipi. o

Prinsip Mudharabah, Dalam prinsip mudharabah, penyimpan atau deposan bertindak sbg pemilik modal sedangkan bank bertindak sbg pengelola. Dana yg tersimpan kemudian oleh bank digunakan utk melakukan pembiayaan, dalam hal ini apabila bank menggunakannya utk pembiayaan mudharabah, maka bank bertanggung jawab atas kerugian yg mungkin terjadi. Berdasarkan kewenangan yg diberikan oleh pihak penyimpan, maka prinsip mudharabah dibagi menjadi 3 bagian, yaitu: 1.

Mudharabah mutlaqah, prinsipnya dpt berupa tabungan & deposito, sehingga ada 2 jenis yaitu tabungan mudharabah & deposito mudharabah. Tidak ada pemabatasan bagi bank utk menggunakan dana yg telah terhimpun.

2.

Mudharabah muqayyadah on balance sheet, jenis ini adalah simpanan khusus & pemilik dpt menetapkan syarat-syarat khusus yg harus dipatuhi oleh bank, sbg contoh disyaratkan utk bisnis tertentu, atau untuk akad tertentu.

3.

Mudharabah

muqayyadah

off

balance

sheet,

Yaitu

penyaluran dana langsung kpd pelaksana usaha & bank sbg perantara pemilik dana dgn pelaksana usaha. Pelaksana usaha juga dpt mengajukan syarat-syarat tertentu yg harus dipatuhi bank utk menentukan jenis usaha & pelaksana usahanya.

3. Produk Jasa Perbankan Selain dpt melakukan kegiatan menghimpun & menyalurkan dana, bank juga dpt memberikan jasa kpd nasabah dgn mendapatan imbalan berupa sewa atau keuntungan, jasa tersebut antara lain :

a. Sharf (Jual Beli Valuta Asing) Adalah jual beli mata uang yg tdk sejenis namun harus dilakukan pd waktu yg sama (spot). Bank mengambil keuntungan utk jasa jual beli tersebut.

b. Ijarah (Sewa)Kegiatan ijarah ini adl menyewakan simpanan (safe deposit box) & jasa tata-laksana administrasi dokumen (custodian), dalam hal ini bank mendapatkan imbalan sewa dari jasa tersebut.

Related Documents


More Documents from "Fear Ch"

Justify The Problem.docx
October 2019 37
Cerpen_natalia
June 2020 32
Gender
May 2020 41
November 2019 25