Resensi Buku Terbunuhnya Soekarno

  • Uploaded by: m45yhur
  • 0
  • 0
  • June 2020
  • PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA


Overview

Download & View Resensi Buku Terbunuhnya Soekarno as PDF for free.

More details

  • Words: 800
  • Pages: 17
Judul

: Misteri Terbunuhnya Soekarno Penulis : Wang Xiang Jun Penerbit : Yogyakarta: Pustaka Radja, 2008 Tebal : 123 hlm; 19 cm Harga : ± Rp. 23.800,ISBN : 978-602-80420-1-7

Peresensi Masyhur ( Pustakawan Ubaya )

Dokumentasi Soekarno

Dokumentasi Soekarno

Bedah Buku atau Resensi Buku atau Timbangan Buku ?

Tidak ada pengertian secara harfiah dari bedah buku. Namun demikian mengutip dari beberapa sumber, bedah buku atau yang dikenal dengan resensi buku (a book review) secara sederhana dapat diartikan sebuah kegiatan mengungkapkan kembali isi suatu buku secara ringkas dengan memberikan saran terkait dengan kekurangan dan kelebihan buku tersebut menurut aturan yang berlaku umum atau yang telah ditentukan. [www.kabarindonesia.com] Ketut Alit Sukadana

Manfaat Resensi Buku *) • Membantu pembaca mengetahui gambaran dan penilaian umum terhadap buku tertentu. • Mengetahui kelemahan dan kelebihan buku yang diresensi. • Mengetahui latarbelakang dan alasan buku tersebut diterbitkan. Sisi Undercovernya. • Mengetahui perbandingan buku yang telah dihasilkan penulis yang sama atau buku-buku karya penulis lain yang sejenis. • Bagi penulis buku yang diresensi, informasi atas buku yang diulas bisa sebagai masukan berharga bagi proses kreatif kepenulisan selanjutnya. *) http://www.penulislepas.com *) http://www.belajarmenulis.com

Penulis ? Latar Belakang ? Penulisannya ? Keseimbangan ? Rujukan ?

Wang Xiang Jun - Manusia multi skill dengan sebutan “Bapak Manajemen Kartun Transformasi Indonesia” - Menulis banyak judul buku (26 judul) S1 Teknik Industri Univ. Atma Jaya Yogya S2 Teknik Sipil UK Petra Surabaya MBA di Taiwan S2 Theologi STT Bethany Surabaya

SEJARAWAN spt Anhar Gonggong dll ?

Karakter Soekarno Diawali dengan membahas sifat dan karakter Bung Karno, buku ini menjelaskan karakter beliau seorang Herakles ditengah-tengah gemuruh tepuk tangan massa. Tetapi ia juga seorang Hamlet yang disobeksobek kebimbangan. Dia sanggup mengomandokan Trikora dan Dwikora, tetapi secara pribadi ia tidak berani menyembelih ayam sekalipun. Ia juru bedah ecek-ecek yang pingsan kalau melihat darah, ia pula satu-satunya pemimpin revolusi yang tidak tahu alif bengkongnya strategi perang. Seorang yang cerdas dalam ilmu hitungan dan menggambar, ingatan merekamnya bagaikan magneftopfon. Begitu seterusnya, begitu banyak karakter dari sang proklamator ini diceritakan dalam buku ini.

Usaha Pembunuhan • 30 Nov 1957, peristiwa pelemparan granat di Cikini saat mengunjungi sebuah bazar • tanggal 9 Maret 1960 saat sebuah perluru roket yang ditembakkan oleh Maukar dari sebuah pesawat MIG-17 AURI ke beranda dalam Istana Merdeka • tahun 1962 ketika sedang melaksanakan Sholat Idul Adha di halaman belakang Istana Merdeka

Ketidakharmonisan Soekarno - Soeharto Ketidakharmonisan hubungan Soekarno-Soeharto mulai terasa sejak 1956-an hingga puncaknya pada saat keluarnya Supersemar dimana Supersemar dipakai sebagai alat pembubaran PKI, membuat Soekarno gusar. Apalagi, Supersemar dipakai Soeharto untuk “menyingkirkan” pejabat tinggi tangan kanan Soekarno. Supersemar dan keterlibatan CIA dalam peristiwa G30S yang dinilai penulis sebagai kepentingan untuk mengungguli Soekarno karena sikapnya yang tegas dalam tiga hal, yaitu Berdikari (berdiri di atas kaki sendiri), pembentukan Conefo, dan Dwikora. Dua hal tersebut adalah awal jatuhnya Soekarno dari kursi presiden, hingga ia pun jatuh sakit sampai wafat.

Kontroversi Kematian Soekarno Unsur kepentingan, dendam, pemutarbalikan fakta, pembelaan kepada rezim Soekarno, juga pembelaan terhadap apa yang dilakukan oleh rezim Soeharto. Contoh

versi kontroversial Ratna Sari Dewi Soekarno si “MADAM De SYUGA” yang menyatakan bahwa Soekarno dibunuh secara perlahan dengan obat-obatan overdosis.Tentu saja keterangan ini dibantah oleh istri Soekarno yang lain dan dokter yang merawat Soekarno.

Mewariskan Pertanyaan • Benarkah Bung Karno dibunuh secara perlahan-lahan oleh “sukseornya” • Apakah kematian Soekarno akibat obat-obatan dari dokter RRC atau dokter kepresidenan • Dimanakah Dewi Soekarno saat Bung Karno meninggal • Apakah kematian Bung Karno berkaitan dengan CIA atau G30S/PKI • Apakah karena harta Dana Revolusi yang masih menjadi misteri • Dimanakah tongkat komando dan Supersemar yang asli

Kesimpulan Resensi Penulis membuat kesan pertama yang didapat pembaca adalah bahwa Soekarno meninggal karena dibunuh Sehingga trik yang cerdas dari penulis untuk mengajak pembaca begitu serius memperhatikan tulisantulisan penulis dari awal hingga akhir tulisan karena menggelitik pembaca untuk terus berusaha meneruskan cerita dan infomasi yang dipaparkan oleh penulis, meskipun pada akhirnya penulis tidak menampilkan kesimpulan dari judul karyanya

Hanya sebuah kebebasan pembaca untuk memberikan penilaian secara pribadi dan menyimpulkan sendiri atas sejarah yang sampai sekarang masih menjadi misteri. Anda berhak memberikan penilaian secara pribadi dan menarik sebuah benah merah atas sejarah yang sampai sekarang masih menjadi misteri

Terima Kasih

Kamus • Herakles : Herakles (Hercules dalam bahasa Romawi) merupakan anak dari Zeus dengan seorang wanita dari golongan manusia.Dia merupakan pahlawan Yunani yang di dalam mitologi selalu berusaha membantu masyarakat Yunani dalam menghadapi kesulitan yang diakibatkan monster ataupun ulah dari raja dan penguasa yang lalim. • Hamlet adalah sandiwara tragedi karya William Shakespeare yang ditulis sekitar tahun 1599-1601. Drama ini adalah salah satu tragedi Shakespeare yang terkenal. Tragedi ini menceritakan tentang seorang raja yang meninggal dengan misterius, jandanya lalu menikah dengan saudaranya. Arwah sang raja menghantui istana kerajaan. Ia ingin anaknya, Hamlet, untuk membalas dendam. Pangeran Hamlet yang berjiwa sensitif bersumpah untuk membalas dendam dengan segala cara yang akhirnya harus dibayar dengan mahal.

Related Documents

Resensi Buku
November 2019 25
Resensi Buku
May 2020 20
Resensi Buku Bk.docx
May 2020 18
Resensi Buku 2.docx
December 2019 27

More Documents from "Farhan Fawwaz"