Pengaruh Tempering Pada Sifat Uji Tarik Baja Karbon dan Aluminium Pengujian tarik merupakan pengujian yang sangat fundamental untuk mengetahui sifat mekanis dari material. Pengujian tarik pada dasarnya dilakukan untuk menentukan respons dari material terhadap beban yang dikenakan dari luar . beban yang di kenakan ini dapat membuat material terdeformasi. Proses tempering merupakan proses heat treatment pada baja setelah di proses hardening. Tempering bertujuan untuk menguatkan baja dari kerapuhan sehingga keuletan dan ketangguhan baja akan meningkat. Pengaruh proses temper pada pengujian tarik dapat ditinjau dari suhu temper yang di aplikasikan. Pada pengujian tarik, semakin tinggi suhu pemanasan proses temper, maka nilai kekuatan tarik semaikn berkurang. Hal ini berbanding lurus dengan nilai kekerasan dari material.
Pada paduan aluminium proses temper identik dengan proses aging. Pada proses aging ini justru berbanding terbalik dengan proses
temper pada baja, karena pada aluminium material justru menjadi lebih kuat. Hal ini terjadi karena terjadi mekanisme precipitation hardening.
Referensi ; 1. Slide Perkuliahan Karakterisasi Material. 2. Callister,
Jr, William D. 2003. Materials Science and
Engineering An Introduction. New York : John Wiley & Sons, Inc 3. Diktat kuliah HST, Myrna A.