LAPORAN PRAKTIKUM UJI SIFAT FISIK Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata kulia Mekanika Batuan
Oleh : CRISANDI PRAMBADI 2017 / 17080020
Dosen Pengampu : Mulya Gusman, S.T., M.T.
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2018
BAB I PENDAHULUAN
Dunia
pertambangan
sekarang
mempunyai
peranan
penting
dalam
perkembangan negara di dunia, karena semua hasil yang di peroleh dalam kegiatan penambangan sangat bermanfaat. Semua sektor atau bidang membutuhkan semua bahan yang diperoleh dari hasil kegiatan penambangan, dimulai dari bidang ekonomi, pertahanan dan keamanan. Dan ini berarti dunia pertambangan tidak bisa dipandang sebelah mata.
Penambangan merupakan suatu kegiatan mengambil bahan galian yang terdapat didalam bumi yang bersifat ekonomis sehingga bahan galian tersebut dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk kepentingan manusia banyak melalui suatu tahapan proses yang menjadikan bahan galian tersebut menjadi bahan yang siap pakai bagi kepentingan umat manusia.
Pertambangan di negara kita ini, Indonesia juga penting dalam membangun negeri. Baik itu membangun sumber daya manusianya, infrastruktur dan lain-lainnya. Hal ini dimulai dari membaiknya taraf hidup masyarakat maupun daerah tempat adanya penambangan, juga terbukanya lowongan pekerjaan buat orang banyak.
Mekanika batuan banyak sekali aplikasinya di dunia pertambangan dan bisa dibilang sangat berguna karena mekanika batuan banyak sekali di dunia pertambangan di pergunakan. Contohnya adalah seperti untuk geoteknik, peledakan batuan (Rock Blasting), pembuatan jenjang terowongan bawah tanah dan lain-lainnya
BAB II TEORI DASAR
Mekanika batuan merupakan ilmu teoritis dan terapan tentang perilaku mekanik batuan, berkaitan dengan respons batuan atas medan gaya dari lingkungan sekitarnya (Deere, D.V., dalam Stagg & Zienkiewicz, 1968)
Mekanika batuan mempelajari :
1. Mekanisme deformasi kristal-kristal mineral yang mengalami tekanan tinggi pada temperatur tinggi 2. Perilaku triaksial batuan di laboratorium 3. Stabilitas dinding terowongan 4. Mekanisme pergerakan-pergerakan kerak bumi sendiri, dalam hal ini jelas geologi berperan, antara lain material-material yang terlibat: a. masa batuan yang keberadaannya tidak terlepas dari lingkungan geologi atau dihasilkan dari lingkungan geologi b. karakter fisiknya, yang merupakan fungsi dari cara terjadinya dan dari semua proses yang terlibat c. stabilitas dinding terowongan, bahkan d. sejarah geologi pada lokasi kejadian
Litologi suatu batuan memberikan acuan tentang mineraloginya, tekstur, kemas yang mengarahkan kepada klasifikasi yang dapat diterima ; (lithology = ilmu tentang batuan). Pentingnya klasifikasi yang dapat diterima meliputi jenis batuan, mineralogy, tekstur, fabric (kemas) β> deskriptif terminologi β> sistem klasifikasi yang dapat diterima, misalnya: oolitic limestone, bituminous shale. Adapun yang termasuk kedalam sifat fisik batuan adalah sebagai berikut :
1. Bobot isi asli (πΎπ ) Merupakan perbandingan antara beratbatuan asli dengan volume total batuan Rumus : πΎπ = π
ππ π€ βππ
gram/cm3
2. Bobot isi kering (πΎπ ) Merupakan perbandingan antara berat batuan kering dengan volume total batuan Rumus ; πΎπ = π
ππ π€ βππ
gram/cm3
3. Bobot sisi jenuh (πΎπ€ ) Merupakan perbandingan antara berat batuan jenuh dengan volume total batuan Rumus : πΎπ€ = π
ππ€ π€ βππ
gram/cm3
4. Apparent specific gravity (πΊππ΄ ) Merupakan perbandingan antara bobot isi kering batuan dengan bobot isi air Rumus : πΊππ΄ = π
ππ π€ βππ
5. True specific gravity (πΊππ ) Merupakan perbandingan antara bobot isi butirran dengan bobot isi air Rumus : πΊππ = π
ππ π βππ
6. Kadar air asli (ππππ‘ ) Merupakan perbandingan antara berat air dalam batuan asli dengan berat butiran batuan dan dinyatakan dalam % Rumus : ππππ‘ =
ππ βππ ππ
Γ 100%
7. Kadar air jenuh (ππ ππ‘ ) Merupakan perbandingan antara berat air dalam batuan dengan berat butiran batuan yang dinyatakan dalam % Rumus : ππ ππ‘ =
ππ€ βππ ππ
Γ 100%
8. Derajat kejenuhan (S) Merupakan perbandingan antara kadar air asli dengan kadar air jenuh dan dinyatakan dalam % π βπ
Rumus : π = π π βππ Γ 100% π€
π
9. Porositas (n) Merupakan perbandingan antara volume rongga dalam batuan dengan volume total batuan yang dinyatakan dalam % Rumus : π =
ππ€ βππ ππ€ βππ
Γ 100%
10. Void ratio (c) Merupakan perbandingan antara volume rongga dalam batuan dengan volume butiran batuan π
Rumus : β = 1βπ
BAB III PELAKSANAAN PRAKTIKUM
A. Tujuan Praktikum Adapun tujuan praktikum mekanika batuan ini adalah : 1. Melatih keterampilan mahasiswa untuk melakukan preparasi sampel uji batuan. 2. Melatih keterampilan mahasiswa untuk melakukan uji sifat fisik batuan. 3. Melatih keterampilan mahasiswa untuk melakukan uji kuat Tarik tidak langsung. 4. Melatih keterampilan mahasiswa untuk melakukan uji kuat tekanan sampel batuan.
B. ALAT DAN BAHAN 1. Sampel cetakan 2. Timbangan 3. Bak air 4. Kompor gas/pemanas 5. Tong
C. LANGKAH KERJA 1. Siapkan 12 sampel batuan perconto yang akan diuji 2. Timbang ke 12 sampel untuk mendapatkan berat natural/asli = ππ 3. Masukan data penimbangan tadi ke dalam table hasil pengukuran 4. Sampel dipanaskan untuk mendapatkan berat kering = ππ 5. Sampel dimasukkan ke dalam air dan dibiarkan minimal selama 24 jam dan timbang setelah diangkat dari air sehingga didapatkan berat jenuh = ππ€ 6. Sampel selanjutnya digantung di dalam air dengan menggunakan tali dan timbang berapa beratnya. Sehingga di dapat berat percontoh tergantung di dalam air = ππ 7. Setelah semua prosedur selesai. Selanjutnya mencari analisa data dari hasil penimbangan tadi yakni 10 sifat fisik batuan.