Laporan Individu Hukum Ii Newton2.docx

  • Uploaded by: M Ridho Fiqriawan
  • 0
  • 0
  • April 2020
  • PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA


Overview

Download & View Laporan Individu Hukum Ii Newton2.docx as PDF for free.

More details

  • Words: 761
  • Pages: 4
HUKUM II NEWTON

A. DATA PENGAMATAN Data pengamatan dari percobaan hukum II Newton dapat dilihat pada Tabel 2.1 berikut. Tabel 2.1 Data Pengamatan Percobaan Hukum II Newton Massa beban yang digantungkan (kg) 0,05 0,1 0,05

No.

1. 2. 3.

Massa kereta dan massa beban (kg) 0,08 0,08 0,13

Waktu (s) t1

t2

t3

0,39 0,34 0,43

0,59 0,47 0,47

0,46 0,27 0,40

trata-rata (s) 0,48 0,36 0,43

B. ANALISIS DATA 1. Percepatan Kereta Secara Teori

a

m2 g m1  m 2

a

0,08 9,8 0,05  0,08

a  3,769 m/s 2 Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat dilihat pada Tabel 2.2 berikut. Tabel 2.2 Analisis Data Percepatn Secara Teori No. 1. 2. 3.

m1 (kg) 0,05 0,1 0,05

m2 (kg) 0,08 0,08 0,13

ateori (m/s2) 3.769 5.444 2.772

2. Percepatan Kereta Secara Praktek a

2S t2

2(50 x10 2 ) a (0,48) 2

a

1 0,2304

a  4,3403 m/s 2

Dengan cara yang sama untuk data selanjutnya dapat dilihat pada Tabel 2.3 berikut. Tabel 2.3 Analisis Data Percepatan Secara Praktek No. m1 (kg) m2 (kg) trata-rata (s) S (m)

apraktek (m/s2)

1.

0,05

0,08

0,48

0,5

4,3403

2.

0,1

0,08

0,36

0,5

7,716

3.

0,05

0,13

0,43

0,5

5,408

C. PEMBAHASAN Gaya merupakan kemampuan untuik melakukan suatu usaha. Ditinjau dari hukum II Newton, gaya berbanding lurus dengan massa dam percepatan benda. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan dengan menggunakan dua buah beban, diperoleh bahwa pada saat beban kereta 0.08 Kg, waktu yang dibutuhkan kereta untuk melaju sampai akhir lintasan dengan menggunakan beban penggantung 0.05 Kg dan 0.1 Kg secara berturut-turut yaitu 0.48 dan 0.36 s. Sedangkan pada massa kereta 0.13 N dengan beban penggantung yaitu 0.05 Kg, waktu yang dibutuhkan oleh kereta untuk sampai ke akhir lintasan yaitu 0.43 s. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar massa beban penggantung yang digunakan, maka kereta akan sampai ke ujung lintasan lebih cepat. Hal ini disebabkan oleh adanya pengaruh gaya berat yang dimiliki oleh beban penggantung yang dipengaruhi oleh massa beban. Adanya gaya berat ini

mengakibatkan kereta akan ikut bergerak. Sehingga semakin besar gaya yang bekerja pada benda maka kecepatannya akan semakin besar. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh bahwa secara teori percepatan kereta dengan massa 0.08 Kg dengan beban penggantung 0.05 Kg dan 0.1 Kg secara berturut-turut yaitu 3.769 m/s2 dan 5.444 m/s2 dan untuk kereta yang bermassa 0.13 Kg dengan massa beban penggantung yaitu 0.05 Kg. Yaitu 2.772 m/s2. Sedangkan secara praktikum percepatan kereta dengan massa 0.08 Kg dengan beban penggantung 0.05 Kg dan 0.1 Kg secara berturutturut yaitu 4,3403 m/s2 dan 7,716 m/s2 dan untuk kereta yang bermassa 0.13 Kg dengan massa beban penggantung yaitu 0.05 Kg. Yaitu 5,408 m/s2. Terjadinya percepatan benda dipengaruhi oleh adanya gaya berat yang bekerja padas sisitem. gsya berat merupakan gaya pada sebuah benda yang disebabkan oleh pengaruh gravitasi. sehingga benda yang memiliki gaya berat paling besar akan memilki percepatan yang paling besar. Pada percobaan besarnya percepatan yang diperoleh dipengaruhi oleh rasio gaya berat antara beban kereta dengan jumlah seluruh beban yang ada dalam sistem tersebut. pada percobaan resultan gaya berat paling besar diperoleh dari beban penggantung karena pada kereta terdapat gaya normal yang bekerja berlawanan terhadap gaya berat yang memiliki besar nilai yang sama, namun tidak dapat dipungkiri bahwa gaya berat kereta juga harus diperhitungkan, sehingga diperoleh hubungan antara gaya berat dengan percepatan gravitasi terhitung sebagai rasio antara gaya berat kereta dengan gaya berat sitem secara keseluruhan. Selain gaya berat, Massa beban yang digunakan juga mempengaruhi besarnya percepatan sistem, dimana hubungan antara massa dan percepatan sistem terhitung sebagai rasio antara massa kereta dengan massa beban secara keseluruhan yang ada di dalam sistem. dimana pada perlakuan pertama dengan rasio beban yaitu 8/13 percepatannya secara teori dan praktik secara bertuirutturut yaitu 3.769 m/s2 dan 4.3403 m/s2, perlakuan kedua dengan rasio beban 8/18 yaitu 5.444 m/s2 dan 7.716 m/s2 dan pada perlakuan ketiga dengan rasio beban 13/18 yaitu 2.722 m/s2 dan 5.408 m/s2.. sehingga semakin rendah rasio antara beban kereta dengan beban total sistem, maka nilai percepatan gravitasi

yang diperoleh akan semakin besar. Terjadinya perbedaan percepatan antara secara teori dan praktikum disebabkan oleh adanya gaya gesk yang bekerja antara kereta dengan lintasan sehingga mempengaruhi percepatan benda, berbeda dengan secara teori yang hanya meninjau sistem tanpa memperhatikan mediumnya.

D. KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat diperoleh dari percobaan hukum II Newton adalah sebagai berikut. 1. Hubungan antara gaya dengan percepatan benda yaitu berbanding lurus, semakin besar gaya yang bekerja, maka percepatan yang dihasilkan akan semakin besar. 2. Hubungan antara massa dengan percepatan benda yaitu berbanding terbalik, semakin besar massa benda, maka percepatan yang terjadi akan semakin kecil.

Related Documents


More Documents from "nastitiocta"