Assalamualaikum......
• Adiemurty TS. 08613171 • Syifa Rohma Taqorina 08613174 • Tarias Rahayu 08613178 • Wilda Iriani 08613181 • Heny purwiko ningrum • 08613182 • Nunik Dwi Utami • 08613197 • Rizka Trihabsari • 08613200 • Elok Atiqoh • 08613202
Fungsi Ginjal, Pengaturan dan Penilaian Ekskresi Ginjal
Ginjal adalah organ ekskresi dalam vertebrata yang berbentuk mirip kacang. Ginjal berjumlah sepasang dan terletak di daerah pinggang. Ukuran ginjal kira-kira 11x 6x 3 cm. Dan memiliki Berat antara 120-170 gram. Struktur ginjal terdiri dari: kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medula) dan rongga ginjal (pelvis). bagian kulit ginjal terdapat jutaan nefron yang berfungsi sebagai penyaring darah. Setiap nefron tersusun dari Badan Malpighi dan saluran panjang (Tubula) yang bergelung. Badan Malpighi tersusun oleh Simpai Bowman (Kapsula Bowman) yang didalamnya terdapat Glomerolus.
Bagian-bagian Ginjal
Fungsi Utama Ginjal
Ekskresi yaitu mengeluarkan suatu zat dari dalam tubuh bisa berupa zat-zat yang diperlukan di dalam tubuh tetapi jumlahnya berlebih. Contohnya air, ion nitrogen, H+, urea, senyawa asing, dll Regulasi homeostatis, yaitu menjaga atau pengaturan keseimbangan tubuh. Contohnya cairan elektrolit (Ca+, Na+), pengaturan keseimbangan asam basa, dll Biosintesis dan metabolisme hormon, contohnya renin (pada cairan elektrolit, tekanan darah), insulin (mengubah gula darah menjadi glikogen), eritropoietin (mengubah eritroblas menjadi eritrosit)
3 proses dasar ginjal
Filtrasi Glomerulus, penyaringan yang terjadi di glomerulus, serta penyerapan kembali sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma. Bahan-bahan kecil yang terlarut di dalam plasma darah, seperti glukosa, asam amino, natrium, kalium, klorida, bikarbonat dan urea dapat melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan.
Reabsorbsi Tubulus, proses pengambilan kembali zat-zat(glukosa, asam amino, K+, Na+, Cl- yang ada di dalam tubulus lalu masuk ke pembuluh darah yang terjadi di sepanjang tubulus
Sekresi Tubulus, perpindahan yang sangat spesifik zat-zat tertentu dari darah kapiler peritubulus ke dalam cairan tubulus. Segala sesuatu yang di filtrasi atau di sekresikan tetapi tidak di reabsorbsi akan di ekskresikan sebagai urin.
Laju filtrasi dapat dhitung melalui GFR (Glomerular Filtration Rate) yang biasa digunakan sebagai parameter fungsi ginjal
Persamaan Cackroft-Gault: Laki-laki: GFR (klirens kreatinin)= (140-umur) x BB Scr x 72
Perempuan: GFR total (klirens) x 0,85 Keterangan: Scr= kadar kreatinin darah mg/dL
KESIMPULAN Gangguan
fungsi ginjal dapat dipengaruhi kadar kreatinin di dalam darah. Apabila kreatinin dalam darah meningkat, maka GFR menurun, itu menunjukkan adanya gangguan di dalam ginjal tersebut dan sebaliknya.
TERIMA KASIH ARIGATOU GOZAIMASU