Ragam bahasa adalah variasi bahasa yang pemakaiannya berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicaraan.
Ragam Bahasa Lisan Ragam bahasa lisan adalah bahasa yang dihasilkan oleh alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar dan komunikasi terjadi secara langsung/bertatap muka, sehingga terikat oleh kondisi, situasi, dan waktu.
Ragam Bahasa Tulisan Ragam bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual.
Ragam Bahasa Resmi Ragam resmi (ragam baku) merupakan ragam bahasa yang digunakan dalam situasi yang resmi.
Ragam Bahasa Tidak Resmi Ragam tidak resmi adalah bahasa yang digunakan dalam situasi tidak resmi.
Ragam Bahasa Baku Ragam baku adalah ragam bahasa yang pemakaiannya sesuai dengan kaidah yang berlaku.
Ragam Bhasa Tidak Baku Ragam bahasa yang pemakaiannya menyimpang dari kaidah yang berlaku.
Ragam Sastra Ragam bahasa yang digunakan oleh penyair atau sastrawan dalam mengaktualisasikan daya imajinasi dan pengalaman jiwanya yang dituangkan ke dalam bentuk karya sastra. Ragam Hukum Ragam yang digunkan oleh pakar bidang hukum dalam menyusun ketetapan hukum, peraturan, atau undang-undang yang mengikat. Ragam Jurnalistik Ragam yang digunakan oleh para jurnalis dalam meliput dan melaporkan suatu peristiwa untuk dipublikasikan. Ragam Teknologi Ragam bahasa yang digunakan oleh ilmuwan tentang berbagai informasi berdasarkan proses dan hasil kegiatan yang bersifat mekanistis. Ragam Ekonomi, Ragam Politik, Ragam Kedokteran, dsb.
Ragam Pendidikan Orang yang berpendidikan lazimnya memiliki pengetahuan serta dapat melafalkan bunyi secara fasih.
Ragam Nonpendidikan Orang yang kurang berpendidikan cenderung tidak dapat melakukan hal itu secara tepat.
Agar banyaknya variasi tidak mengurangi fungsi bahasa sebagai alat komunikasi yang efisien, dalam bahasa timbul mekanisme untuk memilih variasi tertentu yang cocok untuk keperluan terntentu yang disebut ragam standar (Subarianto dalam Suyanto, 2016: 41)
Berdasarkan topik yang sedang dibahas; 2. Hubungan antarpembicara; 3. Medium yang digunakan; 4. Lingkungan atau situasi saat pembicaraan terjadi. 1.
Penggunaan kata sapaan dan kata ganti; 2. Penggunaan kata tertentu; 3. Penggunaan imbuhan; 4. Penggunaan kata sambung (konjungsi); 5. Penggunaan fungsi yang lengkap. 1.
Kosakata ragam baku adalah kosakata bahasa Indonesia yang memiliki ciri kebakuan berdasarkan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku.
Ragam bahasa lisan adalah bahasa yang dihasilkan oleh alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar dan komunikasi terjadi secara langsung/bertatap muka, sehingga terikat oleh kondisi, situasi, dan waktu. Ciri-ciri Ragam Bahasa Lisan: 1. Adanya lawan bicara; 2. Terikat waktu dan ruang; 3. Dapat dibantu dengan mimik muka, intonasi, dan gerakan anggota tubuh; 4. Unsur-unsur gramatika biasanya dinyatakan, dihilangkan, atau tidak lengkap.
Kelebihan Ragam Lisan: 1. Bahasa lisan merupakan bahasa primer; 2. Dapat disesuaikan dengan situasi; 3. Bahasa lisan lebih ekspresif;
Kekurangan Ragam Lisan: 1. Dipengaruhi oleh waktu dan kondisi; 2. Apa yang dibicarakan belum tentu dapat dimengerti oleh pendengarnya.
Ragam Lisan Baku
Ragam Lisan Nonbaku
atap
atep
kalau
kalo
habis
abis
karena
karna
praktik
praktek
menggunakan
menggunaken
ambilkan
ambilin
motor
montor
iya
iza
Ragam bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual. Ciri-ciri Ragam Bahasa Tulis: 1. Tidak mengharuskan kehadiran pembaca; 2. Diperlukan ejaan atau tanda baca: 3. Kalimat ditulis secara lengkap. 4. Komunikasi resmi; 5. Wacana teknis.
Kelebihan ragam tulis: 1. Adanya tanda baca dalam pengungkapan ide; 2. Dapat digunakan untuk menyampaikan informasi; 3. Tidak terkait kondisi dan waktu seperti ragam bahasa lisan. Kekurangan ragam tulis: 1. Sering terjadi salah pengertian; 2. Perlu pemahaman bagi yang menerima; 3. Tidak dapat bertemu secara langsung.
Ragam Tulis Baku
Ragam Tulis Nonbaku
bersama-sama
bersama2
melipatgandakan
melipat gandakan
pergi ke pasar
pergi kepasar
sistem
sistim
analisis
analisa
antarkota
antar kota
provinsi
propinsi
kualitas
kwalitas
napas
nafas
Ragam Lisan
Ragam Tulisan
Nina sedang baca koran.
Nina sedang membaca koran.
Agil mau nulis cerpen.
Agil mau menulis cerpen.
Kau tak boleh nolak hadiah itu.
Engkau tidak boleh menolak hadiah itu.
Rini tinggal di Bandung.
Rini bertempat tinggal di Bandung.
Saya akan tanyakan soal itu.
Akan saya tanyakan soal itu.
Rumahnya paman bagus.
Rumah paman bagus.
Kuliah masuk jam 7.30.
Perkuliahan dimulai pukul 07.30 WIB.
Ragam Lisan
Ragam Tulis
Satria bilang kalau kita harus sekolah.
Satria mengatakan bahwa kita harus sekolah.
Kita harus bikin kue ulang tahun untuk Andini.
Kita harus membuat kue ulang tahun untuk Andini.
Rasanya masih terlalu pagi buat saya, Bu?
Rasanya masih terlalu muda bagi saya, Bu?
Ciri-ciri Ragam Bahasa Keilmuan: 1. Cendekia, 2. Lugas dan jelas, 3. Gagasan sebagai pangkal tolak, 4. Formal dan objektif.