BAB 5 PENUTUP
5.1 Simpulan Berdasarkan uraian pada bab-bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan yaitu perangkat pembelajaran dengan model pembelajaran pemecahan masalah dengan materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi tegak yang dikembangkan menggunakan model pengembangan perangkat Thiagarajan, Semmel, dan Semmel dikenal dengan four-D Model (Model 4-D) yang telah dimodifikasi, terdiri dari (1) Silabus, (2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), (3) Buku Siswa, (4) Lembar Kegiatan Siswa (LKS), (5) Buku Guru, (6) Tes Penjenjangan Berpikir Kreatif dan (7) Tes Prestasi Belajar menurut validasi ahli (terdiri dari dua orang dosen dan seorang guru) valid dan praktis (dapat digunakan). Perangkat final hasil pengembangan selengkapnya terlampir pada Lampiran A.1 A.7. Dari hasil uji coba perangkat ternyata (1) kemampuan guru mengelola pembelajaran baik, (2) aktivitas siswa dalam pembelajaran efektif, (3) respon siswa terhadap perangkat pembelajaran tergolong positif, (4) Rata-rata nilai tes prestasi belajar siswa setelah pembelajaran mencapai batas minimal tuntas, (5) Kemampuan berpikir kreatif siswa secara signifikan berpengaruh terhadap hasil tes prestasi belajar siswa, dan (6) kemampuan berpikir kreatif siswa meningkat dari kurang kreatif menjadi cukup kreatif, dari cukup kreatif menjadi kreatif rata-rata minimal 20% maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran pemecahan masalah dengan menggunakan perangkat pembelajaran pengembangan
119
120
termasuk kategori efektif. Hasil analisis data dengan program SPSS uji t-test, diperoleh sig. (2-tailed) adalah 0,018 yang nilainya kurang dari 0,050 maka Ho ditolak Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata nilai tes prestasi belajar siswa mencapai batas tuntas. Dilihat dari hasil prestasi maka pembelajaran dengan model pemecahan masalah termasuk kategori efektif. Hasil analisis data dengan program SPSS uji korelasi dan regresi, maka kemampauan berpikir kreatif siswa berkorelasi dan berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa, dengan memenuhi persamaan Ŷ = 35,862 + 12,862 X. Besarnya pengaruh kemampuan berpikir kreatif siswa terhadap prestasi belajar siswa sebesar 59,9%. Kemampuan berpikir kreatif siswa setelah pembelajaran dengan model pembelajaran
pemecahan
masalah
menggunakan
perangkat
pengembangan
peningkatannya 20% karena yang meningkat hanya 4 siswa dari 20 siswa yang meningkat kemampuan berpikir kreatifnya.
5.1 Saran Berdasar simpulan dari hasil penelitian maka peneliti memberikan beberapa saran sebagai berikut (1) perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang bersifat verifikasi dan modifikasi perangkat pembelajaran yang dihasilkan, agar lebih memantapkan hasil peneltian ini serta melengkapinya, (2) perlu dikembangkan perangkat pembelajaran matematika untuk pokok bahasan yang lain, (3) guru perlu banyak memberi siswa latihan memecahkan masalah-masalah yang lebih kompleks untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, (4) guru perlu memberikan pengayaan berupa masalah-masalah yang termasuk kategori sangat kompleks bagi siswa yang tergolong kreatif supaya mampu meningkatkan kemampuannya menjadi sangat kreatif.